Laporan dari Jepang
Kerennya JAL Sky Museum Jepang, Seperti Ini Penampakannya
Japan Airlines memiliki sekitar 200 pesawat jenis Boeing berbagai jenis dan telah melayani jutaan penumpang.
Penulis: Soewidia Henaldi | Editor: Soewidia Henaldi
Kursi yang disediakan di penerbangan International adalah 244 bangku dan penerbangan domestic 500 bangku. Keunggulan dalam penerbangan domestik adalah wifi gratis yang masih ada sampai sekarang.
"Pesawat ini butuh kecepatan untuk take off yaitu 300 km/jam, dan saat cruising atau level flight kecepatannya 900-1000 km/jam," ujar Inoue-san, seorang pemandu dari JAL Sky Museum.
Sedangkan kecepatan saat landing 250 Km/jam.
Inoue-san menjelaskan, untuk perakitan pesawat sendiri membutuhkan waktu 2-3 minggu. Karena hanya butuh dirakit saja. Sedangkan pembuatan bagian-bagiannya dari negara lain.
"Kalau boeing 737 cuma 7 hari karena lebih kecil," ujar Inoue-san.
Setelah mendapatkan penjelasan mengenai spesifikasi pesawat, TribunnewsBogor.com dan pengunjung lain diberikan kesempatan untuk melihat ruangan JAL Sky Museum.
Di lokasi aula, bisa dilihat berbagai macam miniatur pesawat-pesawat yang digunakan JAL dan sistem operasi pesawat.
Termasuk ruang kokpit dan berbagai jenis pakaian pramugari JAL.
Penjelasan berupa gambar dan uraian pun disertakan di samping bagian-bagian pesawat atau sistem layanan.
Biar seru, pengunjung diberikan kesempatan untuk berfoto menggunakan pakaian awak kabin seperti pilot dan pramugari.
Di JAL Sky Museum juga dipamerkan bangku pesawat yang pernah digunakan oleh kasir Jepang pada saat itu, termasuk foto-foto saat penerbangan.
Hanya saja pengunjung dilarang untuk mengambil gambar bangku kaisar tersebut.
Hanggar JAL
Dari JAL Sky Museum, TribunnewsBogor.com diizinkan untuk melihat hanggar pesawat jenis Boeing.
Di hanggar, ada 3 buah pesawat yang sedang dalam pemeliharaan rutin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/jal-sky-museum3.jpg)