Kasus Habib Bahar bin Smith

Korban Penganiayaan Bahar bin Smith Dicukur Botak & Kepala Dijadikan Asbak, Alissa Wahid: Ya Allah

Di persidangan, Habib Bahar bin Smith didakwa melakukan penganiayaan terhadap dua korbannya. Detail penganiayaannya membuat Alissa Wahid speechless.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Ardhi Sanjaya
Kolase Kompas.com
Habib Bahar bin Smith dan Alissa Wahid 

Korban Penganiayaan Bahar bin Smith Dicukur Botak & Kepala Dijadikan Asbak, Alissa Wahid: Ya Allah

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Putri Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Alissa Wahid tampak mengomentari kasus penganiayaan yang dilakukan Habib Bahar bin Smith kepada dua korbannya.

Hari ini, Habib Bahar bin Smith menjalani sidang dengan agenda dakwaan untuk Habib Bahar bin Smith di Pengadilan Negeri Bandung, Kamis (28/2/2019).

Dalam sidang tersebut, dibacakan bagaimana Habib Bahar bin Smith menganiaya kedua korban berdasarkan dakwaan.

Hal itu membuat Alissa Wahid terkejut bukan main bahkan hingga terdiam.

Itu disampaikan sendiri oleh Alissa Wahid di akun Twitter-nya, @AlissaWahid, Kamis (28/2/2019).

Alissa Wahid tampak mengomentari artikel berita yang memuat penganiayaan yang dilakukan Bahar bin Smith kepada kedua korbannya.

Artikel itu berjudul "Korban Penganiayaan Habib Bahar Dicukur Botak, Kepalanya Dijadikan Asbak".

Kemudian pada tweet yang dikomentari Alissa Wahid, diberikan penjelasan mengenai sedikit isi dari artikel tersebut.

"Jaksa mengungkap detail kasus penganiayaan dengan terdakwa Habib Bahar bin Smith.

Jaksa menyatakan korban dicukur botak lalu kepalanya dijadikan asbak. #habibbahar," tulisnya.

Sidang Bahar bin Smith, Sebanyak 1.321 Personel Diterjunkan

Jaksa Sebut Penganiayaan 2 Remaja Oleh Habib Bahar bin Smith dan Kawan-kawan Berlangsung 11 Jam

Hal itu sontak saja membuat Alissa Wahid terkejut.

"Ya Allah.

#speechless," tulisnya.

Detail Penganiayaan yang Dilakukan Habib Bahar bin Smith

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved