Sosok Rani yang Meninggal Karena Tifus Usai Sidang, Anak Buruh Bangunan dan Suka Mengajar Ngaji
Rani Muharami, Mahasiswi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry ini meninggal setelah beberapa hari menjalani sidang.
Penulis: yudhi Maulana | Editor: Ardhi Sanjaya
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sosok Rani Muharami, mahasiswi UIN Ar-Raniry Banda Aceh menjadi perbincangan banyak orang karena kisahnya yang sangat menyentuh.
Mahasiswi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry ini meninggal setelah beberapa hari menjalani sidang.
Alhasil saat wisuda, sang ayah bernama Bukhari menggantikannya.
Momen saat sang ayah Rani Muharami menghadap para petinggi universitas lalu diberi ijazah pun terekam dan menjadi viral di media sosial.
Bukhari dipeluk oleh para dosen dan disambut tepuk tangan para tamu wisuda.
Video wisuda yang digantikan sang ayah itu pun membuat banyak orang terharu.
Lalu, bagaimana sosok Rani Muharami dan bagaimana latar belakang keluarganya?
Simak 7 fakta soal Rani Muharami yang meninggal setelah sidang dna wisudanya digantikan sang ayah.

1. Meninggal Karena Tifus
Dikutip dari Serambi Indonesia, Rani Muharami awalnya menjalani sidang skripsi pada tanggal 24 Januari 2019 sekitra pukul 12.00 WIB.
Setelah sidang, Rani Muharami jatuh sakit.
Dilansir situs uin.ar-raniry.ac.id. Rina meninggal dunia setelah menderita penyakit tifus stadium akhir hingga berujung pada saraf.
• Kisah Ayah Gantikan Wisuda Putrinya di UIN Ar-Raniry, Rani Meninggal Beberapa Hari Usai Sidang
• Kaesang Bertanya Apakah Kakeknya Bernama Oey Hong Liong, Jawaban Gibran Rakabuming Jadi Sorotan
Pada Tanggal 5 Februari 2019, rani akhirnya menghembuskan nafas terakhir sebelum subuh atau sekitar pukul 04.15 WIB.
"Meninggal karena sakit tifus, cuma udah parah. Kata dokter pas malam terakhir, atau pas besoknya dia meninggal, saya jenguk dan saya tanya hasil pemeriksaannya sama ayah almarhumah. Ternyata tifus udah tahap paling tinggi, sampai kena saraf," cerita Nisaul Khaira yang merupakan sahabat dekat almarhumah sejak semester lima.
Rina, menderita penyakit tifus kurang lebih selama satu bulan.