Breaking News:

Kereta Anjlok di Bogor

Masinis Kereta Anjlok di Bogor Sudah Sadarkan Diri dan Dirujuk ke RSPAD

Dari dua penumpang yang masih dirawat, di antaranya adalah Lilis di RS Salak dan Shafa di RD Suyoto Bintaro.

Kompas.com
Kereta rel listrik (KRL) commuter line mengalami anjlok di jalur rel Kebon Pedes, Kota Bogor, Minggu (10/3/2019).(KOMPAS.com / Ramdhan Triyadi Bempah) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR - Kecelakaan kereta akibat anjloknya Commuter Line KA 1722 menyebabkan 19 orang penumpang mengalami luka.

Dari total tersebut, seorang masinis dan dua penumpang masih dirawat.

Manager Humas PT KAI Daop 1 Edy Kuswoyo menjelaskan, seluruh korban saat ini kondisinya sudah berangsur pulih.

"14 korban sudah pulang kembali yang tersisa tinggal dua (yang masih dirawat)," katanya saat ditemui di lokasi, Senin (11/3/2109).

Dari dua penumpang yang masih dirawat, di antaranya adalah Lilis di RS Salak dan Shafa di RD Suyoto Bintaro.

Sementara itu Yacub (31) seorang masinis kA 1722 masih menjalani perawatan.

Meski sudah mulai pulih, Yacub yang sebelumnya dirawat di Bogor kini sudah dipindahkan ke RSPAD.

"Kondisi masinis sekarang sudah berlangsung pulih , sudah dirujuk ke rumah sakit Jakarta (RSPAD) karena tempat tinggal mereka kan di Jakarta," katanya

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved