Tengku Zulkarnain Ralat Ucapan Saat Bahas RUU PKS, Yunarto Wijaya : Ngoceh Dulu Baru Mikir
Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual hingga saat ini masih menjadi pro dan kontra
Penulis: Damanhuri | Editor: Ardhi Sanjaya
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual ( RUU PKS ) belakangan masih menjadi perdebatan hangat.
Banyak pihak yang pro dan kontra terkait RUU PKS yang saat ini masih di godog oleh DPR.
Bahkan, baru-baru ini terjadi perdebatan antara Ustadz Tengku Zulkarnain dengan Anggota DPR RI, Ace Hasan Syadzily membahas RUU PKS tersebut.
Potongan video pendek saat terjadi perdebatan pun tersebar di media sosial twitter.
Direktur Charta Politika, Yunarto Wijaya turut mengomentari postingan video tersebut.
• Dosen UNJ Ditangkap Polisi Diduga karena Orasinya di Monas, Yunarto Wijaya: Jangan Lebay Lah Pak
Yunarto Wijaya pun menuliskan komentaranya terkait perdebatan dalam video itu.
Dalam kicauannya, Yunarto Wijaya juga menandai akun @Acehasan76.
Yunarto menganggap orang lebih dulu berbicara baru kemudian berfikir.
"Ternyata beneran orang itu ngoceh dulu baru mikir.... Cc @acehasan76," kicaunya dalam akun twiter @yunartowijaya.

Video tersebut mulanya di posting oleh akun twitter @anggotosabdo dengan menyertakan caption begini:
"Sementara simbah @ustadtengkuzul lagi sibuk nyari KISI KISI, tapi gak ketemu, disitu harusnya Simbah belajar Utk tidaK SEMBRONO melemparkan FITNAH seolah2 Pemerintah dibalik RUU PKS, stlh tidak terbukti apkh Simbah mau meminta maaf atas pernyataanya.
Jawabannya jelas TENTU TIDAK." tulis caption akun @anggorosabdo.
Postingan video itupun ditanggapi Ace Hasan Syadzily yang memang ada dalam video tersebut.
Ace menanggapinya lewat akun twitter ppribadinya @Acehasan76 pada Minggu (11/3/2019).
Ace menjelaskan, jika saat itu dirinya satu forum dalam acara yang ditayangkan di InewsTV.
• Andi Arief Ancam Akan Tuntut Mahfud MD, Yunarto Wijaya Ingatkan Soal Hak untuk Mengutuk
• Konser Solidaritas Ahmad Dhani Mendadak Batal Karena Rencana Kehadiran Sandiaga, Panitia: Kami Rugi
Dirinya bersama Ustad Tengku Zulkarnain berbicara soal RUU penghapusan Kekerasan Seksual.