Andi Arief Terjerat NArkoba

Andi Arief Bakal Gugat Pihak Hotel Menara Peninsula, Ini Alasannya

Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat jadi tempat dilakukannya penangkapan oleh personel Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri

Andi Arief Bakal Gugat Pihak Hotel Menara Peninsula, Ini Alasannya
Warta Kota/Rangga Baskoro
Wasekjen DPP Partai Demokrat Andi Arief hari ini, Jumat (8/3) menyambangi Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) guna menjalani proses rehabilitasi. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tak hanya bakal menggugat TV One beserta Karni Ilyas, Wasekjen DPP Partai Demokrat Andi Arief juga bakal melayangkan tuntutan kepada manajemen Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat, yang jadi tempat dilakukannya penangkapan oleh personel Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri pada Minggu (3/3/2019).

Menurutnya manajemen Hotel Menara Peninsula telah memberi keterangan pers yang merugikan dirinya dan keluarga, atau disebutnya terlibat trial by the press (penghakiman lewat media massa).

"Saya akan coba untuk mempersoalakan secara hukum Hotel Peninsula. Hotel Peninsula di berbagai media sudah menghabisi saya juga. Saya disebutkan berbagai macam juga di sana padahal saya rasa tidak alami," kata Andi di RSKO Jakarta Timur, Selasa (12/3).

Dampak psikologis akibat pemberitaan membuat dua anaknya perlu mendapat pendampingan psikologis dari Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta Timur.

Manajemen Hotel Menara Peninsula, lanjut Andi tak berkapasitas mengomentari kasusnya karena bukan penegak hukum seperti Polisi dan BNN yang menyetujui asesmennya.

"Di luar (lingkungan masyarakat) sudah ada pengadilan buat saya yang menganggu kedua anak saya dan keluarga. Andai saya tersangka pun itu tidak layak, apalagi saya tidak tersangkut hukum," ujarnya.

Politikus Partai Demokrat itu meminta media massa bisa objektif memberitakan kasusnya karena secara langsung berdampak ke psikologis keluarga.

Perihal berapa nominal yang diminta Andi dalam gugatan terhadap Hotel Menara Peninsula, satu kuasa hukum Andi, Hafisullah Amin Nasution tak merinci besarnya.

Dia juga enggan membeberkan apa ada pihak lain yang bakal digugat selain TV One, Karni, dan manajemen Hotel Menara Peninsula mengingat kliennya juga berseteru dengan Mahfud MD.

"Lihat nanti saja seperti apa, yang jelas pak Andi merasa sangat dirugikan dengan semua ini. Nanti perkembangannya saya kabari. Saat ini kita belum bisa beberkan, kita masih dalami untuk kedepannya," ucap Hafisullah. (abs)

(Wartakotalive.com, Rangga Baskoro) 

Editor: Damanhuri
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved