Breaking News

Pilpres 2019

Prabowo Mengaku Ada yang Mengejek Karena Tak Ada Gelar Ekonomi : Emak-Emak Ngerti Ekonomi

Prabowo Subianto menyebut kalau ada pihak yang mengejeknya karena tak punya gelar ekonomi, tapi berbicara soal ekonomi.

Penulis: yudhi Maulana | Editor: Ardhi Sanjaya
hasan/tribun-timur.com
Baju calon Presiden 02, Prabowo Subianto basah karena keringat saat menyampaikan orasi politik dalam Kampanye Akbar di Lapangan Karebosi, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (24/3/2019). 

Prabowo Mengaku Ada yang Mengejek Karena Tak Ada Gelar Ekonomi : Emak-Emak Ngerti Ekonomi

TIBUNNEWSBOGOR.COM - Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto melakukan aksi kampanye akbar di Makassar, Minggu (24/3/2019).

Warga Makassar berkumpul di Lapangan Karebosi untk mendengarkan orasi Prabowo Subianto.

Dalam pidatonya, Prabowo Subianto membahas soal ekonomi yang menurutnya sulit dirasakan rakyat.

Prabowo Subianto menyebut kalau ada pihak yang mengejeknya karena tak punya gelar ekonomi, tapi berbicara soal ekonomi.

"Ada yang mengejek Prabowo, 'Prabowo gak punya gelar ekonomi, ko bisa bicara ekonomi?'. Saudara-saudara sekalian, jangan anggap ekonomi teralu sulit. Ekonomi gampag, emak-emak ngerti ekonomi," katanya dalam tayangan di TV 2NKRI, saluran televis online milik tim sukses Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

"Kalo penghasilan gak cukup rakyat susah. itu ekonomi, betul gak?" lanjut Prabowo Subianto.

Sandiaga Uno Salah Sapa di Bandara, Dikira Pendukung Prabowo-Sandi Ternyata Fans Atta Halilintar

Fahri Hamzah Tanggapi Video Prabowo Joget dan Dipijit Sandiaga Uno : Cocok, Bukan Pencitraan

Prabowo Subianto menyebut, selama ini kekayaan negara tidak bisa dinikmati sepenuhnya oleh orang Indonesia.

"Kalau pemerintah bilang uang kurang. karena memang uangnya gak ada. Kemana uangnya? uangnya dibawa keluar indonesia," ucapnya.

Prabowo pun menyinggung soal banyaknya petani yang masih kesulitan karena kalah saing dengan hasil panen impor.

Prabowo Subianto pidato di deklarasi 10.000 pengusaha
Prabowo Subianto pidato di deklarasi 10.000 pengusaha (Youtube Gerindra TV)

"Kita harus sekarang memilih pemerintah yang tegas, pemerintah yang membela rakyatnya sendiri, jangan petani panen, (negara) impor beras, petani panen gula, (negara) impor gula. Kita punya laut yang banyak tapi impor garem, impor ikan asin," tutur Prabowo.

Prabowo Subianto mengklaim pihaknya telah membentuk pakar-pakar untuk mengatasi sejumlah permasalahan.

Salah satunya, Prabowo sudah meminta kepada para pakar untuk menghitung apakah negara bisa menurunkan tarif listrik.

"Saya tanya bisa gak kita turunkan harga listrik. mereka itung bisa diturunkan harga listrik," ucapnya.

Bayi Kembar Diberi nama Prabowo-Sandiaga

Menamakan anak seperti idolanya sudah maklum terjadi bagi sebagian masyarakat Indonesia.

Begitu pula dengan pasangan suami istri, Dede Wahyudin (38) dan Elis Nurlatifah (28), warga Kampung Bojongloa, RT 02 RW 02, Desa Pasirpogor, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Pada 20 Maret 2018, tepatnya pukul 13.17 WIB, Elis melahirkan anak kembarnya dengan berat 2,1 kilogram dan 2,5 kilogram serta panjang masing-masing 46 cm di RSUD Cililin.

Sambil Pegang Stiker Prabowo-Sandi Dua bayi berjenis kelamin laki-laki ini pun masing-masing diberi nama mirip dengan nama pasangan calon presiden dan wakil presiden RI nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Bayi Prabowo (kiri) dan Sandiaga (kanan), anak kembar dari pasangan suami istri, Dede Wahyudin(38) dan Elis Nurlatifah (28), warga Kampung Bojongloa, RT 02 RW 02, Desa Pasirpogor, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Bayi Prabowo (kiri) dan Sandiaga (kanan), anak kembar dari pasangan suami istri, Dede Wahyudin(38) dan Elis Nurlatifah (28), warga Kampung Bojongloa, RT 02 RW 02, Desa Pasirpogor, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. (KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANA)

“Bedanya cuma 3 menit. Kakaknya saya kasih nama Muhammad Prabowo dan adiknya Muhammad Sandiaga,” kata Wahyudin saat ditemui Kompas.com di rumahnya, Minggu (24/3/2019).

Calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno berfoto bersama seusai mendaftarkan dirinya di Gedung KPU RI, Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Asisten Raffi Ahmad Hilangkan Tas Hampir Dipecat, Merry Emosi Nangis Sebut Babu, Nagita Bereaksi Ini

Cara Sembunyikan Foto Profil WhatsApp dari Orang yang Tak Diinginkan, Privasimu Dijamin Aman

Wahyudin mengaku, nama Prabowo dan Sandiaga diberikan kepada dua anaknya lantaran dia dan istrinya sangat mengidolakan kedua tokoh nasional tersebut.

“Kalau saya dari 2014 sudah mengidolakan Prabowo. Kalau istri saya mengidolakan Sandiaga. Jadi ya, sudah, kami sepakat namain saja Muhammad Prabowo dan Muhammad Sandiaga,” ungkapnya.

Tegas, berwibawa, merakyat dan apa adanya, itulah yang menjadi alasan Wahyudin sangat mengidolakan Prabowo.

Dia berharap, anak laki-lakinya kelak bisa memiliki sikap seperti Prabowo itu.

“Kalau istri mengidolakan Sandiaga karena beliau muda dan pengusaha sukses. Mudah-mudahan bisa nular ke anak saya,” tuturnya sambil tersenyum.

Fahri Hamzah Tanggapi Video Prabowo Joget dan Dipijit Sandiaga Uno : Cocok, Bukan Pencitraan

Pengusaha Tertawa Saat Prabowo Subianto Ngaku Kenal dengan Soeharto : Gua Gak Ngaku-ngaku

Wahyudin mengaku sangat bersyukur dengan kelahiran anak kembarnya.

Menurut dia, kehadiran Prabowo dan Sandiaga menjadi obat untuk dia dan istrinya pasca ditinggal putri pertamanya, Keisha Gaida.

Keisha meninggal dunia pada tahun 2015 silam karena sakit.

“Alhamdulillah sama Allah diganti langsung sama dua anak kembar. Padahal di keluarga saya enggak ada silsilah kembar,” ungkapnya.

Pria yang tidak memiliki pekerjaan tetap ini berharap anak kembarnya bisa membawa berkah, termasuk untuk pasangan Prabowo dan Sandiaga dalam perhelatan Pemilu 2019.

Dia berharap agar keduanya bisa terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI.

“Mudah-mudahan Pak Prabowo dan Pak Sandiaga menang periode sekarang. Kalau tidak menang ya tidak apa-apa, berarti memang bukan bukan nasibnya,” tuturnya kemudian.(Kompas.com)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved