Debat Soal Asal-Usul Hoax, Rhenald Kasali Suruh Rocky Gerung Banyak Baca Buku
Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Rhenald Kasali berdebat panas dengan pengamat politik, Rocky Gerung saat di acara Indonesia Lawyers Club
Penulis: yudhi Maulana | Editor: Damanhuri
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Rhenald Kasali berdebat panas dengan pengamat politik, Rocky Gerung saat di acara Indonesia Lawyers Club ( ILC).
Perdebatan itu terjadi saat Rhenald Kasali dan Rocky Gerung berdebat soal asal-usul hoax.
Awalnya, Rhenald Kasali mengatakan kalau dunia dari awal diciptakan dari kebohongan.
Rhenald Kasali mengatakan kalau hoax merupakan strategi iblis.
"Strategi iblis itu hoax itu, mau dipertahankan? coba bayangkan, kita belajar bagaimana Nabi Adam diusir (dari surga), diperintahkan dilarang makan buah khuldi, tapi iblis yang merasa lebih kuasa dari manusia kemudian membujuk dan membohongi adam sampai terusir," katanya.
Lanjutnya, Rhenald Kasali menjelaskan secara etimologi hoax dalam Bahasa Indonesianya berarti bohong.
Tapi, dalam kamus sains, hoax artinya kebohongan yang dibuat dengan tujuan jahat.
"Jada jangan (diartikan) itu alami, lucu-lucuan, itu ada tujuannya ko," terang Rhenald Kasali.
Rocky Gerung pun membantah penjelasan dari Rocky Gerung.
"Saya mau kasih keterangan dulu, sebab itu bisa salah arah yang diterangkan sodara Rhenald Kasali. Asal-usul kata hoax itu pertama kali muncul dalam ilmu pengetahuan ketika seorang profesor fisika namanya Alan sokal menulis sebuah artikel di majalah social text dengan nama samaran, lalu dipuji redakturnya tanpa tau itu adalah bohong," ucapnya.
• Putrinya Tewas Diduga Karena Alat Kelamin Menantunya Terlalu Besar, Polisi Ungkap Ukuran Sebenarnya
• Beda Respon Istri Sandiaga Uno dan Istri Ridwan Kamil, Saat Wanita Lain Ingin Jadi Istri Kedua Suami
• Dinilai Sebarkan Hoaks, Tim Kampanye Jokowi-Maruf Amin Laporkan Sejumlah Akun Medsos ke Polda Jabar
Ia melanjutkan, sebenarnyq fungsi hoax yang diterapkan Alan Sokal itu adalah untuk menguji apakah redaktur majalah tersebut mengkroscek kembali tulisannya.
"Nah (tujuan) yang sama kita ujikan pada kekuasaan. dan kekuasaan mereaksi negatif, artinya kekuasaan juga gak berpikir," ungkap Rocky Gerung.
jadi hfunsi hoaks alam sokal itu adlaha untuk menguji apakah redkatru apakaha redaktur majalah yg bergengsi itu punya otak atau enggak
Mendengar jawaban Rocky Gerung, Rhenald Kasali mengatakan kalau Rocky Gerung seharusnya memaca banyak buku terkait asal-usul hoax.
"Saya kira referensi tak cukup membaca satu, anda harus banyak membaca buku, harus banyak baca referensi. Dengan referensi tunggal itu lah jadinya seperti ini," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/rocky-rhenald.jpg)