Perumpaan Said Didu Soal Rakyat Papua Jadi Polemik, Komika Arie Kriting Beri Kritik Keras

Perumpaan Said Didu dinilai merendahkan orang Papua, Komika Arie Kriting desan permohonan maaf

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Ardhi Sanjaya
Twitter/Tribunnews.com
Arie Kriting dan Said Didu 

Dari pernyataan tersebut ada satu kalimat Said Didu yang dinilai telah merendahkan masyarakat Papua

Kalimat Said Didu yang disoal yakni "jangan masukkan teknologi tinggi ke Papua umpamanya yang masyarakat belum sampai"

Komika Arie Kriting lewat akun Twitternya mengkritik keras pernyataan Said Didu

"Berpuluh-puluh tahun mindset ini yang dipakai secara sepihak untuk menilai kemampuan masyarakat di kawasan Indonesia Timur khususnya Papua.

Selama berpuluh-puluh tahun itu pula pembangunan dan teknologi dijauhkan dari mereka karena penilaian sepihak, masyarakat belum mampu.

Perkenalkan, sahabat saya dari Papua.

Septinus George Saa.

Dalam ilmu fisika, dia menemukan rumus penghitung hambatan antara dua resistor yang dikenal dengan istilah "George Saa Formula".
Orang Papua asli yang menjadi genius di bidang fisika dan mendunia. Hormat. " tulis Arie Kriting tentang pernyataan Said Didu soal Papua

Said Didu sendiri menduga bahwa ada pihak yang sengaja 'memelintir pernyataannya

Lewat akun Twitternya, Said Didu menjelaskan maksud dari perumpaan teknologi tinggi bagi warga Papua yang dipaparkan dalam acara Mata Najwa

"Ada yg menggoreng pernyataan saya pd acr @MataNajwa yg seakan merendahkan Saudara saya di Papua pdhl maksudnya bhw penggunaan teknologi hts disesuaikan dg potensi daerah - artinya harus tepat guna sesaui SDA dan kemampuan SDM.

Saya mhn maaf jika ada kesalahpahamn ttg hal tsb" tulis akun Said Didu

Said Didu juga mengaku kenal dengan sejumlah orang Papua yang telah sukses

Said Didu kembali menjelaskan maksud dari ucapannya di Mata Najwa

"Saya kenal banyak orang papua yg hebat termasuk yg kerja di freeport.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved