BPJS Bakal Tanggung Biaya Pengobatan Caleg Stress yang Gagal di Pemilu 2019

Demikian disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Karawang Unting Patri Wicaksono Pribadi saat konferensi pers soal pembayaran klaim

BPJS Bakal Tanggung Biaya Pengobatan Caleg Stress yang Gagal di Pemilu 2019
Tribun-timur.com/ Sanovra
Mewahnya Ruang VVIP RSKD Dadi Sulawesi Selatan, Siap Tampung Caleg Stres 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kita baru saja melewati proses pemilihan umum dan masih dalam eforia pesta demokrasi.

Tak hanya memilih calon presiden dan wakilnya, kita juga memilih wakil rakyat yang akan duduk di DPR, Moms.

Banyak calon legislatif (Caleg) dari berbagai kalangan yang mengajukan dirinya sebagai wakil rakyat.

Namun, tak semua yang mencalonkan diri ini akan bisa maju dan melenggang ke parlemen.

Salah satu hal yang niscaya terjadi dalam pemilu legislatif 2019 adalah adanya calon-calon anggota legislatif yang gagal mendapat suara yang cukup untuknya lolos ke parlemen.

Kondisi ini tak jarang berujung pada kondisi kejiwaan dari "si Caleg gagal".

Sering Diucapkan hingga Menjadi Viral, Atta Halilintar Ungkap Sejarah Kata Ashiap

Sandiaga Uno Dikabarkan Terus Menerus Cegukan, Ternyata Bisa Jadi Akibat dari Penyakit Berbahaya

Belajar dari pengalaman pemilu sebelumnya, biasanya setelah hasil pemilu dikeluarkan, banyak Caleg yang stres atau depresi.

Penyebabnya tentu saja karena tak kuat menanggung kecewa yang teramat sangat akan kegagalannya dalam mencalonkan diri.

Sehingga sisi psikis mereka tertekan hingga menggerogoti kesehatan mental maupun fisik.

Untuk hal tersebut, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Karawang menanggung biaya pengobatan bagi calon legislatif (Caleg) yang stres akibat gagal pada Pemilu 2019.

Halaman
12
Editor: khairunnisa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved