Hari Kartini
Riwayat Hidup Pilu Anak RA Kartini, Pangkat Militer Turun hingga Pernah Jadi Tahanan Rumah
RA Kartini semasa hidupnya dikenal sebagai seorang wanita yang bersikeras memperjuangkan hak-hak kaum wanita.
Kartini memiliki seorang anak bernama Raden Mas Soesalit Djojoadhiningrat, bagaimana jalan kehidupannya tanpa sosok seorang ibu?
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - RA Kartini semasa hidupnya dikenal sebagai seorang wanita yang bersikeras memperjuangkan hak-hak kaum wanita.
Berkat perjuangannya ini, kini Kartini dijadikan sebagai simbol emansipasi wanita.
Kartini menjadi tokoh inspiratif bagi para perempuan Tanah Air untuk penyataraan.
Secara garis besar, kisah hidup Kartini sudah diketahui oleh seuruh masyarakat Indonesia.
Kisah-kisah kehidupannya sebagai pelopor kebangkitan wanita pribumi sudah tersebar luas seantero Indonesia.
Di zamannya, wanita begitu dilarang untuk mendapatkan hak-hak yang setara dengan para pria, misalnya pendidikan.
Terlahir dari keluarga priyayi dengan ayah seorang Bupati Jepara, membuat Kartini mendapatkan perlakuan yang lebih daripada wanita-wanita pribumi lain.
Menurut Kartini, wanita juga berhak untuk mendapatkan pendidikan.
• Dewi Gita Sebut Peringatan Hari Kartini Saat Ini Kurang Meriah
• 10 Promo Diskon di Hari Kartini, dari JCo, Miniso hingga Pure Laser Clinic, JanganLewatkan
Hingga akhirnya Kartini mendirikan sekolahan untuk mendidik orang-orang di sekitar kediamannya.
Kebebasan Kartini harus berakhir karena dirinya dipingit.
Usianya yang dianggap sudah cukup, membuatnya harus memutuskan untuk menikah, meski sebenarnya terpaksa.
Kartini menikah dengan Bupati Rembang, Raden Adipati Ario Djojoadhiningrat yang usianya jauh lebih tua darinya.
Dari pernikahan ini, lahirlah Raden Mas Soesalit Djojoadhiningrat.
Empat hari setelah melahirkan, kondisi Kartini semakin memburuk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/kartini_20180423_084309.jpg)