May Day - Kisah Marsinah Pejuang Hak Buruh yang Dibunuh pada Masa Orde Baru

Mayat Marsinah ditemukan di hutan yang ada di Dusun Jegong, Desa Wilangan. Ada tanda-tanda bekas penyiksaan berat di tubuhnya.

May Day - Kisah Marsinah Pejuang Hak Buruh yang Dibunuh pada Masa Orde Baru
TRIBUNNEWS.COM/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah buruh melakukan aksi renungan mengenang kematian Marsinah dan Sebastian di Kawasan Berikat Nusantara, Cakung, Jakarta Utara, Jumat (8/5/2015). 

Bahkan ia menjadi satu dari 15 orang perwakilan karyawan yang melakukan perundingan dengan pihak perusahaan.

Pada Hari Buruh, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak, ziarah ke makam aktivis buruh, Marsinah, di pemakaman Desa Sukomoro, Nganjuk, Selasa (1/5/2019).
Pada Hari Buruh, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak, ziarah ke makam aktivis buruh, Marsinah, di pemakaman Desa Sukomoro, Nganjuk, Selasa (1/5/2019). (Tribunjatim.com/Fatimatuz Zahroh)

Barulah mulai 6 Mei, keberadaan Marsinah tidak diketahui, sampai akhirnya ditemukan telah menjadi mayat pada 8 Mei 1993.

Selang beberapa bulan, tepatnya pada 30 September 1993, dibentuk Tim Terpadu Bakorstanasda Jatim untuk menyelidiki kasus pembunuhan Marsinah.

Meski ada beberapa pihak yang dinyatakan bersalah dalam kasus ini, ada keganjilan yang sepertinya masih disembunyikan.

Sejumlah orang yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan Marsinah ditangkap secara diam-diam dan dijatuhi hukuman empat sampai 12 tahun penjara.

Mereka naik banding ke Pengadilan Tinggi, dalam proses selanjutnya pada tingkat kasasi, Mahkamah Agung Republik Indonesia membebaskan para terdakwa dari segala dakwaan (bebas murni).

Putusan MA tersebut tentunya menimbulkan ketidakpuasan sejumlah pihak.

VIDEO Selamat Hari Buruh 1 Mei 2019, Berikut Daftar Lengkap Ucapan Buat Buruh, Pahlawan Keluarga

AJI Ikut Peringati Hari Buruh, Gelar Aksi Demo Perjuangkan Nasib Jurnalis

Hal ini justru membuat orang-orang berspekulasi jika penyelidikan kasus ini hanyalah rekayasa.

Karena satu demi satu terungkap pengakuan mengejutkan dari para terdakwa yang ternyata tidak mengetahui rapat ataupun hal-hal terkait perencanaan pembunuhan Marsinah.

Dikutip dari laman Kompas.com, beberapa tahun yang lalu, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) sempat menggelar aksi di makam pejuang buruh Marsinah.

Halaman
1234
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved