Prabowo Dinilai Anti-Kritik karena Menganggap Media Perusak Demokrasi
Ace mengatakan, sikap Prabowo itu mencerminkan watak pemimpin yang otoriter dan anti kritik terhadap media.
Tayang:
Editor:
Vivi Febrianti
Tribunnews/JEPRIMA
Calon Presiden nomor urut 01 Prabowo Subianto saat memberikan orasi politik di depan ratusan ribu massa pendukung di acara kampanye terbuka di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (7/4/2019).
"Kami bukan kambing yang bisa kau atur-atur. Hati-hati kau yah. Hati-hati kau, suara rakyat adalah suara Tuhan," sambung dia.
Prabowo Subianto membicarakan bahwa kebohongan, kecurangan, kekayaan Indonesia diambil, penindasan terhadap rakyat, perlu disudahi.
Lalu, Prabowo Subianto menyambungnya dengan menyebutkan bahwa media sebagai pihak yang ikut merusak demokrasi.
"Itu media-media juga, gue salut sama lu masih berani ke sini. Akan tercatat dalam sejarah, hai media-media kau ikut merusak demokrasi di Indonesia," ujarnya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Anggap Media Perusak Demokrasi, Prabowo Dinilai Anti-Kritik"
Penulis : Haryanti Puspa Sari
Editor : Sabrina Asril
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/calon-presiden-nomor-urut-01-prabowo-subianto.jpg)