Misteri Huruf N dari Permen Karet Yosan Terpecahkan oleh Pria Ini, Begini Penampakan Hadiahnya !

Sebuah hadiah dijanjikan bagi para pembeli yang berhasil mengumpulkan huruf Y-O-S-A-N, namun huruf N ini paling sulit ditemukan

Tayang:
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Nextren
Permen karet Yosan 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Jajanan jadul tahun 90-an tentu menjadi kenangan bagi generasinya.

Berbagai jajanan unik dan enak yang kini sudah jarang ditemukan seolah menjadi kerinduan bagi generasi 90-an.

Salah satunya yakni permen karet Yosan. Bukan diminati karena rasanya, permen karet ini diminati karena menyimpan misteri tersendiri.

Sebuah hadiah dijanjikan bagi para pembeli yang berhasil mengumpulkan huruf Y-O-S-A-N, pada bungkus permen karet tersebut.

Sayangnya, ada huruf yang sulit ditemukan dari rangkaian huruf tersebut, yaitu N.

Saking sulitnya menemukan huruf N tersebut, banyak yang menyangka bahwa itu hanya akal-akalan perusahaan sebagai strategi pemasaran agar orang terus membeli permen karet tersebut.

Total Libur Lebaran PNS 11 Hari, Ini Rincian Tanggalnya

Makan Permen Karet di Singapura Bisa Didenda Rp 1 Miliar, Diterapkan Sejak Tahun 1980, Ini Alasannya

Namun, baru-baru ini tudingan tersebut terbantahkan.

Dendi Ivanda, warga Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, beruntung mendapatkan huruf N tersebut.

Kompas.com menemui dia di kantornya di Grand Slipi Tower, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (8/4/2019).

Ia lalu menceritakan bagaimana dirinya mendapatkan huruf N tersebut.

Dendi mengatakan, Maret lalu ia membuka situs belanja online untuk mengisi waktu istirahat siang di kantor. Tiba-tiba muncul iklan permen karet Yosan.

"Waktu itu ada iklan, nah ini Yosan nih. Zaman dulu gua suka makan, pengin ingat rasanya gimana, masih ada enggak sih? Manisnya saya udah lupa gimana, coba deh beli," kata dia.

Paula Verhoeven Umumkan Positif Hamil, Sempat Beri Sinyal Ini kepada Baim Wong

Paula Verhoeven Hamil Anak Pertama, Baim Wong Teriak Saat Sang Istri Tunjukkan Test Pack Garis Dua

Kala itu ia membeli dua dus permen itu, masing-masing berisi 60 permen dan dikirimkan ke kantornya.

Harga satu dus Rp 19.000. Ketika dua dus permen karet itu tiba pada 31 Maret 2019, ia langsung membuka bungkusannya.

Begitu membuka, ia masih menemukan undian rangkaian huruf yang pernah ia kumpulkan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved