Pilpres 2019

Usul Yunarto Soal Kabinet Jokowi Agar Tak Jadi Pemerintah Bebek Lumpuh, Johan Budi Singgung Koalisi

Yunarto Usul Jokowi Bentuk Kabinet Agar Tak Jadi Pemerintah Bebek Lumpuh, Johan Budi Singgung Perubahan Koalisi

Usul Yunarto Soal Kabinet Jokowi Agar Tak Jadi Pemerintah Bebek Lumpuh, Johan Budi Singgung Koalisi
Youtube Kompas TV
Yunarto Wijaya dan Johan Budi bicara soal isu reshuffle kabinet Jokowi 

Yunarto Usul Jokowi Bentuk Kabinet Agar Tak Jadi Pemerintah Bebek Lumpuh, Johan Budi Singgung Perubahan Koalisi

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Direktur Charta Politika Yunarto Wijaya menyebut mestinya Jokowi melakukan terorbosan politik dengan melakukan penyusunan kabinet sebelum pelantikan pada Oktober 2019 mendatang

Yunarto Wijaya menanggapi soal isu reshuffle atau pergantian menteri di kabinet Jokowi saat ini

Menurut Yunarto Wijaya, dibanding harus mengurusi perombakan kabinet karena ada sejumlah menteri yang tersandung kasus di KPK, sebaiknya Jokowi leboh fokus memikirkan perombakan kabinet untuk pemerintah ke depannya

"ini kan menjadi menarik bukan cuma kasus hukum saja, tapi momennya pasca Pemilu" kata Yunarto Wijaya dikutip daeri Kompas TV

Menurut Yunarto Wijaya masyarakat kemudian akan melihat reshuffle yang dilakukan Jokowi untuk membangun kabinet baru atau sekadar parsial saja

"orang kemudian melihat akan ada proses reshuffel sekaligus dimanfaatkan untuk membangun kabinet baru atau sifatnya parsial saja seperti yang dikatakan mas Budi, katakan ketika ada indikasi menjadi tersangka otomatis akan mengundurkan diri.

yang sulit menjadi tebak-tebakan adalah dari tiga nama ini akan menjadi saksi atau tersangka menurut saya terlalu jauh,

harus kita akui ada persespsi di publik orang yang menginjak tangga KPK itu ada cacatnya tanda kutip dan menurut saya bisa kita lihat secara lebih jernih," jelas Yunarto Wijaya

Yunarto Wijaya melanjutkan bahwa reshuffle saat ini yang berbarengan dengan pasca Pemilu 2019 bukan hanya dalam kondisi insidental saja

Halaman
123
Penulis: Sanjaya Ardhi
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved