Polemik Ratna Sarumpaet

Semua Keterangan Saksi yang Dihadirkan Ratna Sarumpaet Diragukan Jaksa

Namun, para saksi menganggap permasalahan selesai ketika Ratna Sarumpaet melakukan jumpa pers untuk mengakui kebohonganya.

Semua Keterangan Saksi yang Dihadirkan Ratna Sarumpaet Diragukan Jaksa
KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA
Terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks, Ratna Sarumpaet di Polda Metro Jaya, Selasa (7/5/2019). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Jaksa Penuntut Umum (JPU) menilai keterangan saksi dan saksi ahli yang dihadirkan oleh kuasa hukum Ratna Sarumpaet berpihak dan mengaburkan fakta yang sebenarnya.

Dalam keterangan saksi yang pernah dihadirkan kuasa hukum, mereka mengakui jika Ratna Sarumpaet melakukan kebohongan.

Namun, para saksi menganggap permasalahan selesai ketika Ratna Sarumpaet melakukan jumpa pers untuk mengakui kebohonganya.

"Bila kita lihat secara sungguh-sungguh dapat terlihat semua saksi yang dihadirkan penasehat hukum terdakwa yang sedari awal sudah dinyatakan bahwa kasus yang terjadi pada diri terdakwa dengan adanya pengakuan atas berbohong dari terdakwa dianggap kasus tersebut sudah selesai," ujar Jaksa Daroe Tri Sadono saat membacakan Tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2019).

Bahkan pihak JPU menyoroti keterangan para ahli yang didatangkan kuasa hukum Ratna Sarumpaet.

JPU menilai mereka sengaja memberikan keterangan seakan Ratna dalam keadaan tidak sadar ketika melakukan kebohongan.

"Ditambah lagi dengan pernyataan seolah olah terdakwa melakukan tersebut diluar kesadaran. Seakan akan terdakwa mengalami depresi dengan harapan melepaskan terdakwa dari tanggung jawab pidana," ujar dia.

Dengan pernyataan tersebut, JPU sangat meragukan keterangan saksi yang dihadirkan pihak Ratna Sarumpaet selama persidangan.

"Untuk itu kita semua harus tetap waspada dikarenakan potensi keberpihakan dan bisa saja pernyataan mereka jauh dari kebenaran," kata dia.

Sebelumnya, salah satu kuasa hukum Ratna Sarumpaet, Insank Nasruddin, yakin kesaksian dokter kejiwaan yang menangani dalam sidang pada persidangan Kamis (9/5/2019) akan meringankan klienya.

Halaman
12
Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved