Ramadhan 2019

Pemkot Bogor Larang Penggunaan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran

Kesepakatan itu juga sesuai dengan edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB)

Pemkot Bogor Larang Penggunaan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran
TribunnewsBogor.com/Vivi Febrianti
Mobil berplat merah Kepala Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor, Achsin Prasetyo di Balai Kota Bogor, Senin (19/10/2015). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota Bogor menyepakati untuk melarang penggunaan mobil dinas dipakai untuk mudik lebaran.

Kesepakatan itu juga sesuai dengan edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) yang secara tegas melarang penggunaan mobil dinas untuk keperluan mudik lebaran.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa pihaknya juga melarang para ASN untuk menggunakan mobil dinas saat mudik lebaran.

"Mobil dinas hanya dipakai untuk keperluan dinas, bukan untuk hal lain, ini kan imbauan setiap tahun, kami tekankan mobdin tidak boleh dipakai mudik," tegas Bima Arya Kamis (30/5/2019).

Hal yang sama juga dikatakan oleh Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat juga menginstruksikan ASN untuk tidak menggunakan aset pemerintah dalam mudik Lebaran.

"Sudah ada aturannya, dari Kemenpan, Pak Wali Kota juga melarang, harus diikuti," katanya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyampaikan ada himbauan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penggunaan mobil dinas secara terbatas.

"Jika masih ada kaitannya dengan kedinasan, boleh digunakan, tetapi jika digunakan untuk mudik lebaran jarak jauh, himbauannya tidak diizinkan atau tidak dibolehkan, jadi, kita ikuti aturan yang ada," ungkap Dedie.

Terkait gratifikasi dan lain-lain, harap Dedie, ASN harus tetap memperhatikan undang-undang gratifikasi dan undang-undang tentang tindak pidana korupsi.

Dedie berharap tidak ada pemberian gratifikasi terkait kewenangan.

"Jadi jangan ada yang dikaitkan pemberian itu dengan tugas dan jabatan, dan itu yang harus kita perhatikan," tegas Dedie.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved