Demo di Bawaslu
Dilaporkan Aktivis 98, Titiek Soeharto Mengaku Siapa yang Menyuruh Laporkan Dirinya
Titiek Soeharto bahkan mengaku tahu siapa pihak yang menyuruh aktivis 98 untuk melaporkannya.
"Allah yang tahu, biar nanti yang membuktikan," tandas Titiek Soeharto.
Disampaikan pula Titiek Soeharto akan melaporkan balik aktivis 98 jika pelaporannya diproses oleh pihak kepolisian.
Simak videonya dari menit 1.25
Diberitakan sebelumnya, kelompok aktivis 98 melaporkan sejumlah tokoh air dari pihak kubu 02, termasuk capres Prabowo Subianto yang mereka anggap sebagai orang yang harus bertanggung jawab pada kerusuhan di depan Gedung Bawaslu, Rabu (22/5/2019).
Dikutip TribunWow.com dari saluran Youtube KompasTV, Rabu (29/5/2019).
Aktivis 98, Benny Ramdani menuturkan nama lainnya yang merupakan tokoh BPN, turut dilaporkan sebagai orang yang harus bertanggung jawab atas kerusuhan 22 Mei 2019.
"Untuk menyampaikan laporan secara resmi, formal tentu sebagaimana diatur oleh Undang-Undang," ujar Benny.
Dalam tuntutannya, pihak aktivis 98 menduga Prabowo cs terlibat dalam aktor di balik kericuhan.
Tak sampai di situ, Prabowo cs juga diduga sebagai penyandang dana aksi.
• Titiek Soeharto Rindu Orde Baru, PSI Beri Analogi Saat Wanita Ingat Mantan Pacar - Kenapa Putus ?
• Cerita Titiek Soeharto Jadi Anak Presiden, Dikerjai Saat Ospek Hingga Lari Dari Pengawal
"Terkait dugaan mereka-mereka yang kami anggap bertanggung jawab yang menjadi aktor dan juga penyandang dana dari kerusuhan yang terjadi pada tanggal 21 dan 22 Mei di depan Bawaslu maupun di daerah sekitar di Jakarta," ungkapnya.
"Yang kami laporkan ada sembilan nama di dalamnya, satu saudara Prabowo Subianto, dua Amien Rais, Titiek Soeharto, kemudian Bachtiar Nasir," ujar
Lalu ada Haikal Hasan, Rizieq Shihab, Neno Warisman, dan Fadli Zon.
Sementara itu, menanggapi kubunya dilaporkan, Fadli Zon melaporkan balik ke polisi.
"Saya kalau ada yang melaporkan saya laporkan balik ya, jadi tidak ada cerita, dan saya sudah melaporkan banyak nama, saya selama ini ada 12 laporan," ujarnya.
Polisi Sebut Ada Pihak Ketiga di Aksi 22 Mei
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengungkapkan telah menemukan sejumlah bukti dalam Aksi 22 Mei.