Breaking News:

Guru SMP Di Serang Lakukan Hubungan Seks Dengan Siswi Di Lab, KPAI Nilai Pihak Sekolah Telah Lalai

Diketahui, modus yang dilakukan para guru yang menjadi terduga pelaku adalah 'memacari korban' yang notabene adalah muridnya sendiri, padahal ketiga g

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Naufal Fauzy
Mynewshub.cc
ILUSTRASI 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyampaikan keprihatinannya atas terjadinya kekerasan seksual terhadap 3 siswi SMP oleh 3 guru di sebuah laboratorium komputer salah satu SMP di Serang, Banten.

Diketahui, modus yang dilakukan para guru yang menjadi terduga pelaku adalah 'memacari korban' yang notabene adalah muridnya sendiri, padahal ketiga guru tersebut sudah beristri dan memiliki anak.

"Berhubungan badan dengan anak menurut UU Perlindungan anak adalah suatu kejahatan atau tindak pidana, tidak ada istilah 'suka sama suka'," kata Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti dalam keterangan persnya, Minggu (23/6/2019).

Retno menjelaskan, perbuatan ketiga pelaku telah mencoreng dunia pendidikan dan lembaga pendidikan.

Lanjut dia, seorang pendidik seharusnya menjadi teladan dan menjunjung nilai-nilai moral dan agama, namun telah melakukan perbuatan bejat terhadap anak didiknya sendiri di lembaga pendidikan tempatnya bekerja.

"Ketiga guru tersebut seharusnya mendidik dan melindungi anak didiknya, bukan memanfaatkan anak didiknya untuk kepentingan nafsunya," katanya.

Sekretaris Daerah (Setda) Serang juga telah memerintahkan pemecatan terhadap guru Honorer dan penonaktifan tugas guru ASN di SMP tersebut pasca pelaporan orang tua salah satu korban yang anaknya hamil akibat peristiwa itu.

Menurut KPAI, semestinya yang dijatuhi hukuman bukan hanya ketiga guru tersebut, namun juga pihak sekolah yakni kepala sekolah dan manajemen sekolah, karena telah lalai menjadikan sekolah sebagai tempat yang aman dan nyaman bagi peserta didik.

"Kelalaian tersebut dapat diukur dari pengawasan yang lemah sehingga oknum guru tersebut dapat leluasa melakukan perbuatan mesum di lingkungan sekolah, yaitu di kelas dan di laboratorium komputer sekolah," ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved