Info Kesehatan
Obat Nyamuk dan Obat Serangga Bisa Sebabkan Kanker Darah, Ini Penelitiannya !
Tapi tahukah Ibu obat Serangga justru pemicu terjadinya kanker darah pada si kecil?
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Ada banyak penyebab penyakit kanker yang sangat mematikan.
Hanya saja, meski tahu bahaya kanker, banyak orang abai terhadap berbagai pemicu dan penyebab kanker.
Kita masih saja memanfaatkan bahkan menggunakan benda-benda berbahaya tersebut di rumah.
Salah satunya adalah penggunaan obat nyamuk.
Memang, Serangga kecil itu sangat mengganggu keluarga.
Untuk itu, banyak orangtua yang mencoba melindungi si kecil dan keluarga dari gigitan nyamuk dengan menggunakan obat Serangga.
• Digugat Cerai Song Joong Ki, Song Hye Kyo Ungkap Penyebabnya
• Punya Rambut Singa yang Susah Banget Diatur? Gunakan Minyak Kelapa, Begini Metodenya!
Tapi tahukah Ibu obat Serangga justru pemicu terjadinya kanker darah pada si kecil.
Gigitan nyamuk dapat membuat si kecil tidak dapat tidur yang dapat menimbulkan dampak negatif pada Kesehatannya.
Kondisi tersebut membuat Ibu menyediakan obat Serangga baik dalam bentuk spray atau elektrik agar si kecil dapat tidur nyenyak.
Walaupun niatnya untuk menjaga anggota keluarga dari gigitan nyamuk, nyatanya obat Serangga adalah pemicu kanker darah pada anak.
Sebuah studi yang dirilis dalam The Journal of Pediatrics menyatakan, anak-anak yang sering terpapar obat Serangga di rumah, mengalami peningkatan risiko terkena kanker darah.
Para peneliti menganalisa 16 penelitian yang menghubungkan antara penggunaan obat Serangga dan penyebab kanker darah pada anak.
• Isu Muzdalifah Bangkrut Hingga Jual Rumah, RT Ungkap Gaya Hidup Istri Fadel: Berubah Karena Nassar?
• Galih Ginanjar Akui Incar Barbie Kumalasari Sejak 2004 Sebelum Nikahi Fairuz:Makin Gemuk Makin Manis
Ditemukan, anak-anak yang sering terpapar obat Serangga di ruangannya, 47% lebih mudah terkena Leukemia ketimbang mereka yang tidak.
Selain itu, anak-anak juga berpotensi 43% terkena lymphoma. Yang mana keduanya merupakan jenis kanker darah.
“Yang perlu diingat oleh orangtua ialah, setiap obat Serangga diciptakan untuk membunuh organisme. Manusia pun termasuk organisme. Sehingga, orangtua sebaiknya tidak menggunakan obat Serangga di tempat bermain atau ruang tidur anak,” ungkap penulis studi Chengsheng Lu dari Harvard T.H Chan School of Public Health di Boston.
Tak hanya itu, dalam sebuah analisis terbaru, peneliti telah mengamati anak-anak yang sering terpapar beragam jenis pestisida, seperti obat Serangga, obat penyemprot nyamuk masal, hingga pestisida pada makanan.
Hasilnya, ditemukan 1.200 anak yang terkena kanker akibat hal-hal tersebut.
• Ramalan Zodiak Hari Ini 27 Juni 2019: Leo Hari Baik untuk Nyatakan Cinta, Virgo Awas Musuh Mengintai
“Anak-anak lebih mudah terkena dampak obat Serangga ketimbang orang dewasa, karena kekebalan tubuh mereka masih lemah. Tubuh mereka mungkin masih kurang mampu untuk melakukan detoksifikasi dan mengeluarkan racun layaknya orang dewasa,” ungkap salah satu peneliti.
Perlu diketahui, selain dapat menyebabkan kanker pada anak, obat Serangga juga dapat membuat si kecil mengalami masalah kesehatan lainnya, seperti gangguan pada sistem pernapasan, pencernaan, maupun syaraf akibat dari racun yang ada pada obat Serangga.
Untuk itu, orangtua disarankan untuk mengurangi penggunaan obat Serangga di rumah.
Artikel ini tayang di Nakita - Gunakan Obat Nyamuk di Rumah Sama Saja Dengan Menyebarkan Penyakit Kanker Darah Kepada Semua Anggota Keluarga!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ilustrasi-obat-nyamuk-semprot.jpg)