Info Kesehatan
Benarkah Menyemprot Parfum di Leher Bisa Memicu Kanker Tiroid? Simak Penjelasan Dokter Spesialis
Menurut dr. Diani, masyarakat perlu memahami bahwa tidak semua paparan di sekitar leher otomatis berkaitan dengan risiko kanker tiroid.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM – Menyemprot parfum ke area leher sudah menjadi kebiasaan banyak orang sebelum memulai aktivitas sehari-hari.
Namun, belakangan muncul kekhawatiran di masyarakat mengenai keamanan kebiasaan ini.
Banyak orang mulai bertanya-tanya, apakah menyemprot parfum di leher bisa memicu kanker tiroid?
Isu ini muncul karena letak kelenjar tiroid berada di bagian depan leher, tepat di area yang sering terkena semprotan parfum, body mist, atau produk perawatan kulit lainnya.
Menanggapi kekhawatiran tersebut, Dokter Spesialis Bedah Konsultan Bedah Onkologi RS Pondok Indah, dr. Diani Kartini, Sp.B, Subsp.Onk (K) menegaskan bahwa anggapan tersebut sama sekali tidak benar.
Menurut dr. Diani, masyarakat perlu memahami bahwa tidak semua paparan di sekitar leher otomatis berkaitan dengan risiko kanker tiroid.
Ia menjelaskan, faktor eksternal yang memang terbukti memicu kanker tiroid adalah jenis paparan tertentu, salah satunya radiasi tingkat tinggi.
"Yang paparan bekerja di area radiasi, terkena radiasi, nah itu bisa terkena cancer," ujar dr. Diani pada media briefing di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026).
Kondisi tersebut tentu sangat berbeda dengan parfum yang hanya digunakan di permukaan kulit luar.
"Nah kalau misalnya kesemprot (parfum), topikal di kulit, nah itu tidak. Itu hoaks ya. Jadi kalau menyemprot parfum ke leher tidak bisa menyebabkan kanker tiroid," lanjutnya.
Penjelasan ini dinilai penting karena sebagian besar masyarakat kerap menghubungkan lokasi penggunaan suatu produk dengan lokasi organ tubuh yang ada di bawahnya.
Padahal, hubungan sebab-akibat tidak bisa disimpulkan sesederhana itu.
Gejala Gangguan Tiroid Sering Disalahartikan
Selain isu parfum, dr. Diani juga menyoroti bagaimana gejala gangguan tiroid sering kali salah dikenali karena kemiripannya dengan penyakit lain.
Salah satu contoh gejala yang kerap tumpang tindih adalah keringat berlebih dan penurunan berat badan secara drastis.
| Waspada Hantavirus: Gejala Awal Mirip Flu Biasa, Bisa Sebabkan Gagal Napas hingga Kematian |
|
|---|
| Suka Makanan Manis? Hati-hati! Begini Proses Gula di Tubuh dan Dampaknya bagi Kesehatan |
|
|---|
| Sering Dianggap Sepele, 7 Kebiasaan Kecil Ini Bisa Berdampak Besar pada Kesehatan |
|
|---|
| Cara Mudah Mengatasi Ruam Popok pada Bayi, Si Kecil Kembali Nyaman dengan 5 Tips Ini |
|
|---|
| Sering Terserang Gerd? Ini 5 Tips untuk Mencegah Gejala Muncul, Termasuk Konsumsi Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/kelenjar-tiroid.jpg)