Ajak Teman Kencan Check In ke Hotel, Mobil Kakek Ini Dibawa Kabur

Setelah bertemu mereka kemudian pergi bersama ke sebuah hotel di Kawasan Setiabudhi dan menyewa sebuah kamar.

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Kompas.com/AGIE PERMADI
Komplotan AN terlihat tertunduk usai ditangkap polisi. Komplotan ini melakukan aksinya dengan menipu dan membawa kabur kendaraan seorang kakek saat check ini di hotel 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Seorang wanita muda berinisial A (20), nekat membawa kabur mobil milik seorang kakek berinisial GH (80) yang merupakan teman kencannya saat check in di hotel di wilayah Kecamatan Cidadap, Bandung, Jawa Barat (Jabar).

Kapolsek Cidadap AKP Rina menjelaskan, peristiwa ini terjadi pada 17 Juni.

Saat itu, GH dan AN melalui sambungan telepon janjian untuk bertemu sekira pukul 14.00 WIB.

Setelah bertemu mereka kemudian pergi bersama ke sebuah hotel di Kawasan Setiabudhi dan menyewa sebuah kamar.

Saat berada di dalam kamar, GH pergi ke toilet. Saat itulah AN memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membawa lari mobil GH.

"Saat korban ke toilet dan pada saat itu tersangka ada kesempatan untuk mengambil kunci mobil," kata Rina, di Mapolsek Cidadap, Selasa (2/7/2019).

Setelah mendapatkan kunci mobil, tersangka AN kemudian keluar dari kamar untuk menemui rekannya yang sudah menunggu di hotel tersebut.

Komplotan itu kemudian mengambil mobil Brio bernopol D 1139 AGG milik korban. Korban yang keluar dari kamar mandi bingung karena tersangka sudah tidak berada di kamar.

GH juga mendapati kunci mobilnya hilang.

Ia kemudian mengecek kendaraanya yang diparkir di hotel, dan benar saja mobilnya tersebut raib dibawa kabur teman wanitanya.

Korban yang menyadari hal itu langsung melaporkannya ke Mapolsek Cidadap.

Berbekal laporan itu, petugas kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap para pelaku yakni AN (20) dan rekan komplotannya berinisial AJ, IH, AR, dan EW di kediaman mereka masing-masing.

"Aksinya ini sudah di-setting dan direncanakan oleh mereka untuk melakukan pencurian pemberatan tersebut," ujarnya.

Menurut Rina, tersangka dan AN ini sudah kenal sebelumnya.

Bahkan pertemuan telah dilakukan berkali-kali. Dari hasil pemeriksaan, komplotan ini mengaku baru pertama kali melakukan aksinya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved