Breaking News:

Cerita Rahmat Duel Dengan Babi Hutan Berbobot 1 Kwintal yang Bunuh Warsinah: Saya Bacok Tak Mempan

Cerita Rahmat Duel Dengan Celeng Demi Selamatkan Warsinah: Saya Bacok Engga Nepan, Saya Engga Sadar Setelah Diseruduk

Tribunjateng.com/Permata Putra Sejati/Wikipedia
Rahmat Suwaryo (52) warga Dusun Peninis, RT 1 RW 5, Desa Windujaya, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas saat ini masih terbaring lemah di ruang perawatan Ar-Rahman 2, Rumah Sakit Islam (RSI) Purwokerto. 

"Begitu saya datang, babi hutan langsung nyerang saya, saya sempat melawan, saya bacok tiga kali pakai parang panjang, tapi tidak mempan. Mungkin karena (babi) sudah tua, hanya luka saja. Sempat saya tusuk juga tidak tembus, tenaganya besar sekali," tutur Rahmat dengan suara lirih dukutip Tribunnewsbogor.com dari Tribun Jateng.

Kronologi Pembunuhan Anak di Bogor,Centong & Ember Jadi Saksi Bisu Kematian Gadis Kecil di Bak Mandi

Bukannya kabur, kata Rahmat, babi hutan itu malah menyerangnya habis-habisan hingga ia sempat terpental.

Taringnya yang panjang menusuk ke sejumlah bagian tubuh Rahmat dan tangan krinya sempat digigit oleh babi hutan tersebut.

"Setelah itu saya nggak berdaya. Babi hutan akhirnya pergi setelah banyak warga yang datang menolong. Babi kemudian kabur setelah ditembak tiga kali. Babinya ganas sekali, batang kayu runcing yang digunakan warga untuk menyerang juga dimakan sampai remuk," kata Rahmat.

Rahmat Suwaryo (52) warga Dusun Peninis, RT 1 RW 5, Desa Windujaya, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas saat ini masih terbaring lemah di ruang perawatan Ar-Rahman 2, Rumah Sakit Islam (RSI) Purwokerto.
Rahmat Suwaryo (52) warga Dusun Peninis, RT 1 RW 5, Desa Windujaya, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas saat ini masih terbaring lemah di ruang perawatan Ar-Rahman 2, Rumah Sakit Islam (RSI) Purwokerto. (Tribunjateng.com/Permata Putra Sejati)

Rahmat mengaku berduel dengan babi hutan tersebut tak lebih dari satu menit.

"Saya nggak sampai 1 menit, kalau ibu-ibu itu diserang lebih dari 1 menit mungkin. Kalau saya tidak datang waktu itu, enggak tahu bagaimana kondisinya, diinjak, dibanting, taringnya panjang sekitar 9 sentimeter mungkin," ujar Rahmat.

Nenek Warsinah Tewas

Meski sudah berusaha ditolong oleh Rahmat, namun pada Selasa (2/7/2019) nenek Warsinah meninggal dunia karena menderita luka cukup serius disekujur tubuhnya setelah diserang babi hutan.

Mengutp Kompas.com, Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Banyumas Ady Chandra mengatakan, korban yang meninggal dunia atas nama Warsinah (70), warga Desa Windujaya. Korban meninggal dunia di Rumah Sakit Islam Purwokerto.

"Salah satu korban yang diserang babi hutan tadi siang telah meninggal dunia atas nama Warsinah. Korban meninggal di Rumah Sakit Islam sekitar pukul 20.30 WIB di rumah sakit," kata Ady saat dihubungi, Selasa malam.

Ibu Bocah yang Ditemukan Tewas dalam Kamar Mandi Ternyata TKI, Pulang dari Taiwan Saat Dapat Kabar

Suasana rumah duka almarhum Warsinah korban serangan babi hutan di RT 3 RW 4, Dusun Peninis, Desa Windujaya, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas pada Rabu (3/7/2019).
Suasana rumah duka almarhum Warsinah korban serangan babi hutan di RT 3 RW 4, Dusun Peninis, Desa Windujaya, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas pada Rabu (3/7/2019). (TRIBUNJATENG/Istimewa)
Halaman
1234
Penulis: Damanhuri
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved