Pembunuhan Anak di Bogor

Tukang Bubur Bunuh Bocah 8 Tahun Karena Istirahatnya Terganggu, Ahli Saraf Menalar Isi Otak Pelaku

Di hadapan polisi, H mengaku kesal setelah diganggu korban saat dirinya ingin beristirahat usai berjualan.

Tukang Bubur Bunuh Bocah 8 Tahun Karena Istirahatnya Terganggu, Ahli Saraf Menalar Isi Otak Pelaku
Istimewa
H, pelaku pembunuhan FA, bocah SD yang ditemukan tewas di dalam bak mandi di sebuah kontrakan di Megamendung, Kabupaten Bogor 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Setelah sempat kabur, pelaku pembunuhan terhadap bocah SD berusia 8 tahun di Bogor, akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Mogga di Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (3/7/2019).

Pelaku H (23) yang bekerja sebagai tukang bubur di Bogor itu mengaku dihantui rasa takut dan menyesal setelah membunuh FA.

Di hadapan polisi, H mengaku kesal setelah diganggu korban saat dirinya ingin beristirahat usai berjualan.

Tak ada yang mengharap hidup FA akan berakhir demikian.

Namun, kita juga tidak bisa menutup mata bahwa ada banyak kisah tragis dan menyedihkan seperti FA di berbagai negara.

Banyak nyawa melayang di tangan orang terdekat, entah itu keluarga, tetangga, atau teman masa kecil.

Gadis 15 Tahun & Anaknya Meninggal Pasca Dihamili Bapak Asuhnya, Tetangga Ungkap Perilaku Tersangka

Pulang dari Taiwan, Ibu Korban Pembunuhan Bocah SD di Bogor Langsung Histeris di TKP Penemuan Jasad

Para ahli belum memiliki cara untuk meramalkan apakah seseorang mampu melalukan pembunuhan.

Sains belum mengungkap tanda tentang kemungkinan orang yang tampaknya normal, sedang berencana melakukan suatu kejahatan keji.

Melansir Quartz, ahli saraf Robert Burton yang mempelajari pola kemarahan selama 30 tahun menemukan bahwa para pembunuh keji tampak seperti orang normal lainnya, sampai entah bagaimana tiba-tiba mereka tidak menyukai seseorang dan ingin melakukan kekerasan atau membunuhnya.

Berbicara tentang pembunuhan, seorang profesor psikologi dari Universits Texas-Austin, David Buss, menemukan bahwa 91 persen pria dan 84 persen wanita punya pikiran untuk membunuh seseorang.

Halaman
123
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved