Pilpres 2019
PKS Anggap Tak Perlu Ada Rekonsiliasi, Haris Azhar ke Aboe Bakar Alhabsy : karena Anda Tidak Diajak
PKS Anggap Jokowi dan Prabowo Tak Perlu Rekonsiliasi, Haris Azhar : karena Anda Tidak Akan Diajak
Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Ardhi Sanjaya
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Direktur Kantor Hukum dan HAM Lokataru Haris Azhar menyebut bahwa PKS tidak akan diajak untuk rekonsiliasi antara Jokowi dengan Prabowo Subianto.
Haris Azhar menganggap dinamika politik pasca Pilpres 2019 hanya seperti martabak.
Haris Azhar menyampaikan pandangannya soal polemik rekonsiliasi antara Jokowi dengan Prabowo Subianto di acara Mata Najwa pada Rabu (4/7/2019).
• PKS Anggap Jokowi dan Prabowo Tak Perlu Rekonsiliasi, Haris Azhar : karena Anda Tidak Akan Diajak
• Sindiran Rocky Gerung ke Kubu Jokowi soal Rekonsiliasi : Agak Ajaib, yang Menang Hatinya Tidak Lega
• Jusuf Kalla: Rekonsiliasi Jokowi dan Prabowo Perlu Dilakukan
• Tentukan Arah Politik Hingga Rekonsiliasi Pasca Penetapan KPU, BPN: Prabowo Bersedia Bertemu Jokowi
"Buka-bukaan bon kwitansi, saya sudah abis berapa siapa yang hebat, kalau saya mau balik logika seperti apa, masyarakat sekarang lagi lihat rekonsiliasi seperti ada yang setuju dan kecewa,
tetapi kalau mereka lebih sadar sebetulnya rekonsiliasi ini kerangkanya apa ? soal apa ? menyelamatkan bangsa, menyelamatkan posisi, menyelamatkan muka atau masa depan untuk terus berpolitik, buat masyarakat apa ?" kata Haris Azhar dikutip dari Mata Najwa.
Menurut Haris Azhar kerangka rekonsiliasi yang terjadi saat ini ada unsur-unsur tersebut.
"Semuanya, jadi mereka masyarakat politik sebetulnya yang sibuk orang-orang ini aja, tapi buat masyarakat di bawah melihat partai ini sudah berkoalisi dalam rangka tidak memenuhi hak mereka di lapangan, misalnya hak buruh, masyarakat adat, perempuan yang jadi korban," kata Haris Azhar.
Menurut Haris Azhar, ketika Arief Poyuono menyebut bahwa sebelum Gerindra berteman baik dengan PDI-P itu hanya seperti martabak dalam dunia politik.
• Gerindra Menolak Rekonsiliasi Untuk Bagi-bagi Jabatan
• Luhut Ungkap Jokowi Ingin Bertemu dan Rekonsiliasi dengan Prabowo
"Jadi kalau mas Arief bilang dulu bersama PDI-P ini soal martabak doang kok jadi gak usah serius banget diskusinya, soal dibalik-balik aja, dibalik besok berteman sama ini," kata Haris Azhar
Haris Azhar tak percaya bila disebut bahwa rekonsiliasi untuk mepersatukan bangsa.
"Saya gak percaya, karena gini, mau rekonsiliasi itu bukan cari tapi hasil dari kerja, kerja bersama apa ? ini yang mau saya uji, saya punya contoh, saya tanya ke pihak Jokowi mau rekonsiliasi dengan Prabowo, Prabowo itu namanya masih tercatat pelanggaran HAM, buat korban HAM mereka itu pasti tersakiti kenapa jokowi rekonsiliasi dengan pelanggar HAM," kata Haris Azhar.
• Ketua Umum Golkar: Idul fitri Momen Rekonsiliasi Usai Pemilu 2019
• Maruf Amin Sebut Rekonsiliasi Jokowi dan Prabowo Masih Cari Waktu yang Tepat
"Sebaliknya Jokowi sendiri punya catatan telah gagal memenuhi harapan hak asasi manusia, ada di nawacita dan pidatonya jadi sama-sama lunglay," tambah Haris Azhar
Haris Azhar menduga bahwa rekonsiliasi yang kini menjadi polemik hanya untuk menyelamatkan wajah masing-masing elite politik dan partai belaka.
"Jadi kalau mau rekonsiliasi kita patut menduga bahwa rekonsiliasi hanya untuk menyelamatkan muka masing-masing tapi dia gagal akan memenuhi kewajibannya pada masyarakat," kata Haris Azhar
Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono mengakui bahwa hingga kini masih banyak persoalan yang belum dapat diselesaikan oleh pemerintah