Komunitas Mobil Ves Community Kolaborasi dengan Mahasiswa IPB, Gelar Baksos di Dusun Terisolir

VESCom berkolaborasi mahasiswa IPB yang sedang melaksanakan KKN di Desa Wotgalih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal.

Tayang:
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Istimewa
Komunitas mobil off road berjenis vitara escudo dan sidekick yang tergabung dalam VES Community Region Bregas Pantura kembali lakukan kegiatan bakti sosial dengan berkolaborasi dengan mahasiswa IPB 

Dirman selaku Ketua RW menyampaikan ungkapan syukur dan terima kasih kepada VESCom, IPB dan para pihak yang telah membantu warga Karangsari. Ada harapan besar agar kegiatan yang baik ini bisa diteruskan di masa yang akan datang.

Harapan tersebut disambut baik oleh tim VESCom.

"Alhamdulillah, VESCom senang sekali bisa berkolaborasi dg tim KKN IPB. Kami siap diajak kembali untuk berbagai kegiatan berbagi manfaat lainnya karena ada istilah Tegalnya sapa sing nggawe bungah, uripe bakal berkah atau siapa yang mau membahagiakan orang lain melalui kegiatan-kegiatan seperti ini insyaAllah hidupkan berkah. Kami juga sengaja membawa VES Mommy dan VES Kid supaya jiwa sosial juga tertanam baik dalam keluarga" Ungkap Amin Yunianto selaku koordinator Baksos dari VEScom.

Di pagi harinya, bakti sosial ditutup dengan penanaman bibit pohon sebanyak 150 bibit di lingkungan rumah warga. Bibit tersebut terdiri dari bibit durian, petai dan jambu.

Dedi Yatno selaku Sekretaris Desa Wotgalih menyampaikan ucapan terima kasih kepada VESCom dan IPB yang telah melakukan kegiatan yang sangat bermanfaat untuk masyarakat di Desa Wotgalih.

"Sejak hutan-hutan dibabat hingga gundul dan diganti dengan ladang jagung, warga Wotgalih merasakan dampak buruknya, banyak penyakit, kekeringan, desa semakin panas, juga banjir. Saya senang sekali, kolaborasi VESCom dan IPB dalam bentuk penanaman pohon, pelayanan kesehatan dan kegiatan pendidikan. Saya juga mengapresiasi kerja baik dari mahasiswa selama KKN di Wotgalih ini. Saya harap IPB bisa kembali menerjunkan mahasiswa pada kesempatan selanjutnya" ungkap Dedi.

Dari pihak IPB yang diwakili oleh Dr. Hartoyo selaku Ketua Program Studi S1 Bisnis SB-IPB menyambut baik ajakan untuk kembali mengirim mahasiswa KKN di Wotgalih kembali.

Hartoyo juga menyampaikan bahwa di IPB banyak sekali inovasi-inovasi yang mungkin akan bermanfaat untuk menyelesaikan beberapa permasalahan desa, khususnya di bidang pertanian.

Keberadaan mahasiswa KKN juga diharapkan bisa memberikan inspirasi kepada warga agar terus bersemangat mengantarkan putra-putrinya meneruskan pendidikan hingga perguruan tinggi, sehingga bisa menjadi sumber penggerak pembangunan desa.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved