Breaking News:

Politisi PKB Sarankan FPI Menjadi Partai Politik : Duitnya Banyak Lho, Anda Bisa Jadi Gubernur

Maman Imanulhaq menilai saat ini FPI lebih politis Saking politisnya, menurut Maman Imanulhaq kini tak ada lagi dakwah di FPI

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Vivi Febrianti
Youtube Najwa Shihab
Maman Imanulhaq dan Awit Masyhuri 

Menurut Maman Imanulhaq bersifat dinamias, contohnya Prabowo Subianto yang didukung FPI di Pilpres 2019 menjalankan pertemuan dengan rivalnya, Jokowi di MRT beberapa waktu lalu

"politik bersifat dinamis, seseorang yang dibela habis-habisan oleh FPI itu tiba-tiba berubah bisa makan di MRT dan sebagainya , itu kan lucu banget," kata Maman Imanulhaq

Bila memang FPI ingin terjun ke dunia politik, Maman Imanulhaq FPI harus menempatkan politik di posisi yang lebih tinggi, seperti NU

"makanya politik menurut saya harus ditempatkan oleh FPI seperti NU melakukan itu, politik yang lebih tinggi, politik kemanusiaan, kemaslahatan, politisnya politik fragmatis, kecil banget," kata Maman Imanulhaq

Kepala Bidang Penegakan Khilafah FPI, Awit Masyhuri menilai bahwa wajar saja bila FPI terjun ke dunia politik

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab (belakang, dua tiga dari kiri) saat bertemu Cagub Jawa Tengah Sudirman Said, belum lama ini.
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab (belakang, dua tiga dari kiri) saat bertemu Cagub Jawa Tengah Sudirman Said, belum lama ini. (Istimewa)

Namun Awit Masyhuri menegaskan bahwa politik yang dijalankan FPI bukan sekadar politik nasi goreng

"Front Pembela Islam ini kan salah satu komponen bangsa, di indonesia ini kan ada sosial ada politik, kalau FPI ikut berpolitik wajar saja,

saya tegaskan FPI ini politiknya bukan politik nasi goreng, bukan politik nasi uduk, kami ini politik mengajukan konsep,

jadi kalau kemarin yang kami dukung mau makan nasi goreng, nasi uduk, kebuli gak ada aurusan, kami FPI akan terus berjuang akan mengawal bangsa ini agar tetap baik," kata Awit Masyhuri

Awit Masyhuri menyebut FPI terjun ke politik karena kondisi

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved