Gempa di Banten

Gempa Banten, 1.050 Warga Mengungsi, Satu Orang Meninggal Dunia

Pusat gempa yang juga dirasakan di sejumlah wilayah di Jawa Barat dan Jakarta berpusat di 147 KM barat Daya Sumur, Banten dan berpotensi tsunami.

Gempa Banten, 1.050 Warga Mengungsi, Satu Orang Meninggal Dunia
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Dinding rumah warga di Kampung Pasir Kaum, Desa/Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut roboh pascagempa 7,4 magnitudo, Jumat (2/8/2019). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Seorang wanita meninggal dunia saat terjadinya gempa magnitudo 6,9 SR, Jumat (2/8/2019) malam.

Wanita bernama Rasinah (48) tersebut meninggal diduga akibat serangan jantung.

Pusat gempa yang juga dirasakan di sejumlah wilayah di Jawa Barat dan Jakarta berpusat di 147 KM barat Daya Sumur, Banten dan berpotensi tsunami.

Data sementara yang dihimpun Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB, Sabtu (3/8/2019) pagi ini.

Sebanyak 1.050 jiwa mengungsi, 4 luka-luka dan satu orang meninggal dunia.

Berikut data yang diperoleh dari BNPB

Korban Jiwa :
Jumlah Korban :

• Sekitar 1.050 Jiwa mengungsi
• 4 orang luka-luka
• 1 Orang (MD) an Rasinah/48 th/Kp Cilangkahan Rt 03/01 Ds. Pecangpari Kec. Cigemblong, akibat panik, serangan jantung. Sumber BPBD Prov. Banten.

Dengan rincian Sbb :
• Prov. Lampung : ±1.000 Jiwa mengungsi dihalaman kantor Gubenur Prov. Lampung
• Kab. Lampung Selatan : ±50 orang mengungsi di EX Hotel Lima Enam (HUNTARA)
• Kab. Sukabumi : 1 orang Luka-luka
• Kab. Pandeglang : 3 orang luka-luka
• Kab. Lebak : 1 orang (MD)

Kerugian Materil :
Jumlah Kerugian : 113 rumah rusak
• 34 unit rumah (RB)
• 21 unit rumah (RS)
• 58 unit rumah (RR)
• 1 unit kantor desa (RR)
• 2 unit masjid (RR)

Halaman
12
Penulis: widi henaldi
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved