Perempuan Jenggala Rayakan HUT RI Bareng Anak Berkebutuhan Khusus di Bogor

Sejumlah wanita yang aktif dalam kegiatan sosial ini menggelar acara lomba sekaligus memberikan bantuan kepada para anak yang kurang beruntung itu.

Perempuan Jenggala Rayakan HUT RI Bareng Anak Berkebutuhan Khusus di Bogor
istimewa
Perempuan Jenggala saat bakti sosial kepada anak berkebutuhan khusus 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, GUNUNGSINDUR - Pekerja sosial dari komunitas Perempuan Jenggala dan Jenggala Center merayakan momen Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI bareng anak berkebutuhan khusu (ABK).

Sejumlah wanita yang aktif dalam kegiatan sosial ini menggelar acara lomba sekaligus memberikan bantuan kepada para anak yang kurang beruntung itu.

Kegiatan inobdigelar di Rumah Abba atau Yayasan Bhakti Luhur, Desa Curug, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor, Rabu (21/8/2019).

Vicky Widiyani Kartiwa mengatakan, pihaknya merasa turut andil dalam mengisi kemerdekaan dengam melakukan berbagai kegiatan positif.

 "Di moment peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 74 tahun, Perempuan Jenggala sebagai jaringan vertikal dari Jenggala Center yang dimiliki oleh Jusuf Kalla merasa perlu turut andil mengajak semua lapisan masyarakat untuk terus berlomba mengisi kemerdekaan dengan kreatifitas, inovasi dan hal-hal bermanfaat seperti aksi sosial," ungkap Vicky Widiyani Kartiwa kepada wartawan.

Menurutnya, satu cita-cita besar perempuan adalah bagaimana dapat mendorong peran aktif perempuan mampu bersaing dari sisi SDM serta melakukan aksi sosial yang bermanfaat untuk masyarakat.

"Bakti sosial yang kami lakukan ini sebagai bentuk syukur nikmat dalam bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI sekaligus menghibur ratusan ABK hingga kami bergembira bersama-sama," kata dia.

Vicky menuturkan  pada kesempatan ini puluhan Perempuan Jenggala yang hadir juga mengadakan lomba-lonba agar para ABK  tidak takut berkompetisi ditengah keterbatasannya.

"Kegiatan sepeti ini tidak hanya kami lakukan di Kabupaten Bogor tetapi juga di Kota Cirebon, pesan moral kegiatan ini adalah bagaimana kita ikut membangun Sumber Daya Manusia (SDM) penerus bangsa yang siap berkompetisi karena meskipun mereka ABK tetapi mereka pasti memiliki kelebihan-kelebihan lain yang kami bantu gali," ujarnya.

Ibu tiga orang anak ini berharap, semua pihak turut berkontribusi agar anak-anak di Indonesia bisa mandiri kedepannya tak terkeculian pada ABK.

"Agar para ABK ini mandiri tentunya bukan tugas pemerintah semata, tetapi tugas kita bersama baik itu sebagai pengusaha, profesi lainnya ataupun ibu rumah tangga. Perempuan Jenggala juga berencana menggalang dana untuk memberikan bantuan insfrastruktur karena di wilayah Kabupaten Bogor dengan jumlah 5,8 juta penduduk jumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) hanya 6 buah," imbuhnya.

Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved