Menteri Rini Soemarno Rombak Direksi di BUMN, Istana Bakal Minta Penjelasan
tana, kata Ngabalin memiliki kepentingan untuk menjelaskan kepada publik terkait perombakan di perusahaan pelat merah tersebut.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tenaga Ahli Deputi IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin ingin berkomunikasi dengan Menteri BUMN Rini Soemarno terkait kebijakan perombakan jajaran yang ada di BUMN.
Istana, kata Ngabalin memiliki kepentingan untuk menjelaskan kepada publik terkait perombakan di perusahaan pelat merah tersebut.
Ngabalin melanjutkan pihaknya ingin mengetahui apakah keputusan yang diambil Rini sebelum atau setelah ada imbauan Presiden Jokowi yang melarang anak buahnya merombak posisi Dirjen maupun Direksi BUMN hingga Oktober 2019.
Menurut Ngabalin, tidak mungkin Menteri Rini tidak mengikuti imbauan Presiden Jokowi sesuai dalam Sidang Kabinet beberapa waktu lalu.
"Tetapi saya percaya, tidak mungkin Menteri BUMN tidak sejalan dengan pernyataan Bapak Presiden, itu tidak mungkin," tegas Ngabalin.
Lebih lanjut Ngabalin juga menyayangkan sikap mantan Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Suprajarto yang menolak pengangkatan sebagai direktur utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Ngabalin merasa tidak seharusnya Suprajarto menyampaikan ke publik soal penolakannya.
"Tapi itu tidak lazim dalam institusi kelembagaan BUMN, tidak lazim beliau menyampaikan pernyataan keluar," tambahnya.
Seperti diketahui, Suprajarto ditunjuk menjadi Dirut BTN menggantikan pejabat sebelumnya, Maryono.
Hal itu diputuskan Kementerian BUMN mewakili pemerintah selaku pemegang saham mayoritas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BTN.
Suprajarto menolak keputusan Rini, akhirnya dia mengundurkan diri sebagai pucuk pimpinan bank pelat merah.
Alasannya karena dia tidak pernah diajak bicara terkait keputusan tersebut.
Sementara itu Jokowi telah menginstruksikan para menteri untuk tidak mengeluarkan kebijakan dan merombak jabatan strategis sampai Oktober 2019 dalam Sidang Kabinet awal bulan ini.
Jabatan strategis yang dimaksud ialah direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga posisi direktur jenderal atau yang setingkat.
Alasan Suprajarto
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ali-ngabalin_20180728_192729.jpg)