Istri di Riau Sewa Pembunuh Bayaran Hingga Suaminya Tewas, 2 Eksekutornya Cuma Dibayar Rp 100 Ribu

Istri di Riau Sewa Pembunuh Bayaran Hingga Suaminya Tewas, 2 Eksekutornya Cuma Dibayar Rp 100 Ribu

Penulis: Damanhuri | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Istimewa
Petugas medis Puskesmas Sungai Apit berupaya memberikan pertolongan kepada Marison Simaremare sebelum korban meninggal Sabtu (31/8/2019). Ternyata penganiayaan itu didalangi istri Marison, Sinde. 

Karena luka korban sudah terlalu berat, pada Sabtu (31/8/2019) pagi nyawa korban tidak tertolong.

Ibu Tiri Jadi Tersangka Utama Pembunuhan Ayah & Anak, AK Serang Korbannya yang Sudah Tewas

Seperti Adegan Dalam Film, Mobil Ini Terbang Saat Kecelakaan di Tol Cipularang, Sopir : Saya Pasrah

Aparat kepolisian yang menerima laporan itu langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya.

Kasat Reskrim Polres Siak AKP M Faizal Ramzani memerintahkan Tim Opsnal Sat Reskrim untuk membackup Unit Reskrim Polsek Sungai Apit dalam melakukan penyelidikan.

Tim gabungan itu berhasil mengamankan terduga pelaku pertama berinisial RM.

"Setelah dilakukan penangkapan terhadap 1 pelaku, kemudian dilakukan interogasi, pelaku mengakui perbuatannya yakni melakukan penganiayaan terhadap korban yakni Marison Simaremare," kata dia.

Pelaku pertama itu juga mengakui, ia melakukan perbuatan tersebut bersama rekannya LH.

Pada Minggu (1/9/2019) pukul 02.00 WIB, aparat gabungan pun berhasil menangkap LH.

Saat ditangkap, pelaku LH tengan mabuk tuak.

"Pelaku kedua ditangkap tanpa ada perlawanan. Ia diamankan oleh Tim Gabungan di tempat istirahatnya, tepatnya di camp PT HL Km 25 Bari-bari Kecamatan Pusako, dalam keadaan mabuk minuman tuak," tambah Bripka Dedek.

Pengungkapan 2 Kasus Pembunuhan Berjalan Lamban, Ini Kata Kapolresta Bogor Kota

Ilustrasi Pelaku Tewas
Ilustrasi Tewas (Tribunnews.com/Ilustrasi)

LH pun mengakui perbuatannya telah menganiaya korban hingga berakibat korban meninggal dunia.

Namun, aparat petugas tekejut saat tahu otak pelaku penganiayan itu tak lain adalah istri korban

Kepala polisi, pelaku mengaku disuruh oleh istri korban untuk menganiayan suaminya.

Alasannya istri korban sakit hati karena sering bertengkar dengan korban.

Mahasiswa S2 ITB Muhtar Amin Tewas Gantung Diri di Kosan, Sempat Curhat Depresi: Aku Takut Sendirian

Tak membuang waktu lama, polisi pun langsung bergerak melakukan penangkapan kepada istri korban yakni Sinde Silitonga.

"Keberadaannya sudah di Mapolres Siak, sekarang masih dalam pemeriksaan," kata Kasat Reskrim Polres Siak AKP M Faizal Ramzani kepada Tribunsiak.com, Senin (2/8/2019).

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved