Puncak Diterpa Isu Kawin Kontrak, Ade Yasin Duga Ada Upaya Menjelekan Kabupaten Bogor

Ade Yasin menduga bahwa isu kawin kontrak yang bertajuk 'halal sex' yang kembali tersebar ini merupakan upaya oknum tertentu

Puncak Diterpa Isu Kawin Kontrak, Ade Yasin Duga Ada Upaya Menjelekan Kabupaten Bogor
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Bupati Bogor Ade Yasin 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Isu kawin kontrak di Puncak Bogor yang kembali mencuat belakangan ini membuat Bupati Bogor Ade Yasin geram.

Ade Yasin menduga bahwa isu kawin kontrak yang bertajuk 'halal sex' yang kembali tersebar ini merupakan upaya oknum tertentu yang ingin menjelek-jelekan Bumi Tegar Beriman.

"Ada upaya masif kelihatannya untuk menjelek-jelekan Kabupaten Bogor," kata Ade kepada TribunnewsBogor.com di Cibinong, Kamis (12/9/2019).

Dia menjelaskan bahwa isu itu tersebar melalui video lama yakni dari tahun 2013 silam.

Isu yang mengaitkan label 'wisata halal' ini kata dia, juga mirip dengan apa yang terjadi sebelumnya di Danau Toba Sumatera Utara, Labuan Bajo NTT, Toraja Sulsel, Banyuwangi Jatim dan Bali.

"Jadi ini akan merusak program kita dalam pengembangan pariwisata. Itu kan rekaman dari 2013, sekarang 2019, sudah 6 tahun yang lalu," katanya.

Ade menuturkan bahwa terkait tempat wisata pihaknya juga sudah banyak berbenah.

Lanjut dia, dalam rangka meningkatkan kesalehan sosial dan mengurangi tindakan asusila, Pemda telah melakukan langkah-langkah penanggulangan.

Termasuk dalam hal ketertiban umum, prostitusi, pornoaksi, perjudian, minuman keras, penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan narkotika.

"Gak ada kawin kontrak, kata siapa sih ada kawin kontrak. Coba cariin mana bawa ke saya (buktinya) kalau ada yang kawin kontrak," kata Ade Yasin geram.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved