6.025 Warga Kalimantan Barat Tercatat Menderita ISPA, Puluhan Ribu Masker Dibagikan

Harrison menyebut, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengakibatkan sedikitnya 6.025 warga menderita ISPA.

6.025 Warga Kalimantan Barat Tercatat Menderita ISPA, Puluhan Ribu Masker Dibagikan
(KOMPAS.com/Dhawam Pambudi)
Infografik: Kenali Gejala ISPA yang Mengintai 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat Harrison menyebut, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengakibatkan sedikitnya 6.025 warga menderita infeksi saluran pernapasan akut ( ISPA).

Dia merinci, penderita ISPA di Kalbar menyasar hampir di semua rentang usia, yang meliputi bayi di bawah 5 tahun, anak-anak, dewasa dan orang lanjut usia.

"Data ini jumlah penderita ISPA di seluruh Kalbar, dalam rentang waktu minggu ke-37 sejak bencana karhutla," kata Harrison, Senin (16/9/2019).

Untuk penanggulangannya, Dinas Kesehatan seluruh wilayah Kalbar telah membagikan sebanyak lebih dari 80.000 masker kepada masyarakat.

"Pembagian ini untuk mengantisipasi semakin buruknya polusi udara di Kalbar," ucap Harrison.

Dinas Kesehatan Kalbar juga telah mengerahkan seluruh Puskesmas di daerah untuk mengintensifkan manajemen terpadu balita sakit (MTBS) dengan menyasar balita dan anak-anak.

"Kami juga ingatkan kepada ibu menyusui untuk berada di dalam rumah dan perbanyak minum air putih," ujar Harrison.

Harrison mengimbau seluruh masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.

Ventilasi rumah juga diminta diberi kain lembab, agar debu tidak dapat masuk.

Dia menambahkan, dampak ISPA bagi warga terdampak tidak terlalu berat, asalkan cepat ditangani tidak dibiarkan.

Hanya saja, yang dikhawatirkan anak-anak menderita sesak napas. "Namun yang terpenting adalah melakukan pola hidup bersih dan sehat," kata Harrison.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sebanyak 6.025 Warga Kalbar Tercatat Menderita ISPA".
Penulis : Kontributor Pontianak, Hendra Cipta

Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved