Usai Tebas Kepala Siswa SD Pelaku Langsung ke Pohon Bambu, Ditangkap Polisi Setelah Babak Belur

Pembunuhan itu terjadi di pekarangan rumah Ahmad di Desa Limpasu, Kecamatan Limpasu, Kabupaten, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan.

Editor: Ardhi Sanjaya
pixabay
Pembunuhan Tewas Penjara Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Siswa SD tewas mengenaskan setelah dipenggal oleh tetangganya sendiri.

RR (9) harus meregang nyawa akibat tebasan parang dari Ahmad (35).

Pembunuhan itu terjadi di pekarangan rumah Ahmad di Desa Limpasu, Kecamatan Limpasu, Kabupaten, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan.

 

Dikutip TribunWow.com dari Banjarmasin Post pada Kamis (20/9/2019), setelah membunuh Ahmad sempat menyembunyikan parang.

Ia menyembunyikan parang di bawah pohon bambu yang ada di belakang rumahnya.

RR meninggal setelah ditebas hingga kepalanya putus dari badannya.

Darah juga bersimbah di pekarangan rumah Ahmad.

Dari hasil olah TKP, RR ditebas saat siswa itu sedang duduk.

Pembunuhan sadis ini bermula saat korban sedang bekerja kelompok bersama temannya, KK (8) dan KH (6).

 

Ketiganya tengah di teras rumah korban dan belajar bersama pukul 12.00 WITA.

Tiba-tiba seorang warga bernama Ahmad datang dan menghampiri dengan membawa parang.

Ahmad yang datang dalam kondisi mengamuk itu tiba-tiba melayangkan parangnya ke arah korban yang sedang dalam posisi duduk.

Sedangkan dua teman korban yang lain langsung berlarian.

KH lalu berlari dan mengadukan kepada orangtuanya.

Pelaku saat itu sempat diamuk oleh warga karena aksinya.

 

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved