Viral Video Demo Mahasiswa Berujung Ricuh di Kota Bogor, Ini Penjelasan Pihak Polisi

Terlihat beberapa mahasiswa mengalami luka di bagian kepalanya hingga harus digotong untuk mendapat penanganan medis.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Vivi Febrianti
Kolase Instagram @Melanie Subono
Demo di Bogor ricuh 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Aksi demo mahasiswa di depan Terminal Baranangsiang berlangsung ricuh, Jumat (20/9/2019).

Video kericuhan antara polisi dan masa aksi pun beredar di Whatsapp.

Terlihat beberapa mahasiswa mengalami luka di bagian kepalanya hingga harus digotong untuk mendapat penanganan medis.

Video itu juga diposting oleh Melanie Subono di akun Instagramnya.

"Apa ini ada di MEDIA ? tadi kawankawan BOGOR aksi solidaritas Melawan Asap, menentang pelemahan KPK, menolak RKUHP, dan menolak undang-undang yang tidak berpihak pada rakyat, dapat kekerasan dari aparat kepolisian. -

Korban: 4 massa aksi bocor kepalanya dan 1 terluka di bagian lutut. Ada massa aksi yang harus mendapat 7 jahitan di kepalanya.

(kronologi sedang disusun, kabar selanjutnya ikuti kanal: @aliansimahasiswasantai)," tulis Melanie Subono.

Saat dikonfirmasi Kabag Ops Polresta Bogor Kota Kompol Prasetyo Purbo Nurcahyo, mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi menjelang sore hari, Jumat (20/9/2019) di depan Terminal Baranangsiang.

Prasetyo Purbo Nurcahyo menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi karena adanya aksi saling dorong ketika mahasiswa ingin melakukan blokade arus lalu lintas menuju masuk Tol Bogor.

"Jadi tadi rekan rekan mahasiswa menutup akses ke jalan tol, terus dorong-dorongan terus ada provokator, tapi sekarang sudah tidak ada masalah," katanya saat dikonfirmasi.

Saat ini pihak kepolisian dan mahasiswa pun sudah membubarkan diri kembali ketempatnya masing-masing.

"Tidak ada yang luka serius, hanya luka karena terjatuh dari polisi dua orang mahasiswa dua orang," ujarnya.

Sampai berita ini diturunkan TribunnewsBogor.com masih mencari keterangan dari pihak mahasiswa.*

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved