IPB University Jodohkan Tenant dengan Calon Investor Lewat Acara 'Business Matching'

Business Matching ini bertujuan untuk menjodohkan tenant dengan mitra bisnis di IPB University

IPB University Jodohkan Tenant dengan Calon Investor Lewat Acara 'Business Matching'
Humas IPB
Direktorat Kawasan Sains Teknologi dan Inkubator Bisnis IPB University menyelenggarakan Business Matching 2019, di Hotel Permata, Bogor 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Direktorat Kawasan Sains Teknologi dan Inkubator Bisnis IPB University menyelenggarakan Business Matching 2019, di Hotel Permata, Bogor (19/9/2019) lalu.

Kegiatan yang mengusung tema “Meet Your Partners, Meet Your Fortune” ini merupakan rangkaian kegiatan inkubasi tenant Inkubator Bisnis Science Techno Park (STP) IPB University yang bekerjasama dengan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Peserta yang hadir sebanyak 22 tenant yang sedang diinkubasi tahun ini dan lebih dari 20 calon mitra tenant yang hadir terdiri dari investor, buyer, pemerintah daerah, perbankan maupun angel investor.

Wakil Rektor bidang Inovasi, Bisnis dan Kewirausahaan, Prof Erika B Laconi dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan Business Matching ini bertujuan untuk menjodohkan tenant dengan mitra bisnis, sehingga output dari kegiatan ini adalah terjadi kerjasama dengan kesepakatan penandatangan nota kesepahaman antara tenant dengan mitra bisnis.

“Intinya terjalin pengembangan usaha yang saling menguntungkan di antara tenant dengan mitra usaha. Harapannya sebanyak 22 tenant yang sudah menjadi pengusaha ini dapat berjodoh kemudian dilamar oleh mitra usaha dengan kesepakatan kerjasama dan semoga para tenant dapat dibantu untuk terus dikembangkan usahanya. Sehingga tercipta kolaborasi yang saling menguntungkan kedua belah pihak dengan maksimal,” ujarnya.

Sementara itu Direktur STP IPB University, Dr Rokhani Hasbullah menyampaikan bahwa Business Matching ini diselenggarakan dalam rangka memfasilitasi antara tenant dengan calon mitra usaha.

Bagaimana agar tenant ini terfasilitasi dalam hal pemasaran produk, permodalan dan teknologi, sehingga dalam proses inkubasi dapat melejitkan perkembangan usaha tenant itu sendiri.

“Business Matching bertujuan untuk mempertemukan dan menjembatani para tenant (binaan) yang membutuhkan modal, pasar dan teknologi untuk pengembangan usahanya dengan pihak investor, akselerator, calon buyer atau mitra lainnya. Luaran Business Matching adalah terjadinya pertemuan lanjutan antara kedua belah pihak (tenant dan mitra usaha) sampai terjadinya kesepakatan kerjasama setelah kegiatan Business Matching ini,” katanya.

Ia menambahkan dengan konsep triple helix, kerjasama antara perguruan tinggi, pemerintah dan industri sangat diharapkan.

Pemerintah sudah memfasilitasi dari segi pendanaan dan sarana prasarana tenant.

Peran perguruan tinggi seperti IPB University adalah menjadi kawasan penelitian, pengembangan dan inkubasi bisnis serta alih teknologi dalam rangka mengembangkan dan mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

Untuk melaksanakan peran ini, dibentuklah Direktorat STP IPB University yang diberi mandat mengelola kawasan seluas 3.46 hektar di Taman Kencana Bogor.

Sementara industri mengemban peran mendukung tenant dalam mengembangkan usaha.

“Harapannya di akhir program inkubasi bisnis, ke depan para tenant mampu meningkatkan omset usahanya, peningkatan tenaga kerjanya dan peningkatan mitra usaha dalam penyediaan bahan baku maupun mitra pemasarannya. Akhirnya ada kerjasama yang saling menguntungan antara tenant dengan mitra usaha,” ujarnya. (*)

Editor: Soewidia Henaldi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved