90 Warga Binaan Lapas Paledang Bogor Dilatih Keterampilan Mencukur, Merias dan Membuat Tas

Warga binaan di Lapas Kelas IIA Paledang, Kota Bogor mendapat pelatihan merias dan mencukur rambut.

90 Warga Binaan Lapas Paledang Bogor Dilatih Keterampilan Mencukur, Merias dan Membuat Tas
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Warga binaan di Lapas Kelas IIA Paledang, Kota Bogor mendapat pelatihan merias 

Laporan Wartawa TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Warga binaan di Lapas Kelas IIA Paledang, Kota Bogor mendapat pelatihan merias dan mencukur rambut.

Pelatihan yang dilaksanakan di Aula Graha Sahardjo Lapas Kelas IIA Bogor itu dihadiri oleh para warga binaaan.

Mereka pun diajarkan merias wajah mencukur rambut, memijat usai mencukur dan membuat tas belanja.

Kegiatan tersebut dilakukan dengan mendatangkan infrstruktur dianataranya adalah instruktur Tata Rias dari PUSPA, instruktur Pangkas Rambut dari John Van Tien dan dihadiri oleh pejabat struktural Lapas Kelas IIA Bogor, Petugas Giataja Lapas Kelas IIA Bogor.

Kalapas Kelas IIA Paledang, Kota Bogor Agus Teguh Wibowo mengatakan bahwa kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari.

"Kegiatan ini terlaksana berkat Kerjasama Lapas Kelas IIA Bogor dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor serta Partisipasi Publik Untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PUSPA), Alhamdulillah ya, warga binaan terlihat cukup antusias menjalani pelatihan untuk bekal setelah menjalani masa pidana dan kembali ke lingkungan masyarakat," katanya Rabu (25/9/2019).

Warga binaan di Lapas Kelas IIA Paledang, Kota Bogor mendapat pelatihan mencukur rambut.
Warga binaan di Lapas Kelas IIA Paledang, Kota Bogor mendapat pelatihan mencukur rambut. (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Kepala Keamanan Lapas Paledang Tomy mengatakan bahwa kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini meruoakan yang pertama.

"Baru kali ini kegiatan dilakukan secara masal sehingga yang dilatih pun banyak warga binaan pemasyarakatannya sebanyak 90 orang warga binaan dilatih, jadi ada 30 warga binaan pelatihan cukur rambut, 30 warga binaan perempuan pelatihan tata rias dan 30 warga binaan dilatih membuat tas belanja pasar dari bahan bekas banner," katanya.

Ia pun berharap dengan adanya kegiatan ini para warga binaan bisa memiliki bekal untuk nekwrja ketika kembali ke dalam lingkungan masyarakat.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved