Breaking News:

Demo Tolak RKUHP

2 Remaja di Bawah Umur Ditangkap Polisi, Mengaku Dibayar Pria Bermasker untuk Panah Polisi

dua remaja tersebut mengaku dibayar Rp 50 ribu oleh pria bertopeng untuk memanah anggota polisi saat demo.

Editor: Ardhi Sanjaya
KOMPAS.COM/HIMAWAN
Seorang pengunjuk rasa diamankan aparat saat bentrokan terjadi di bawah fly over Makassar, Jumat (27/9/2019). Dua remaja di bawah umur, DS (14) dan SD (16) yang ikut aksi demo juga ditangkap lalu mengaku dibayar Rp 50 ribu oleh pria bertopeng untuk memanah anggota polisi saat demo. 

DS dan SD kini masih ditahan di Mapolda Sulsel.

Dari penangkapan itu, polisi menyita barang bukti berupa ketapel dan busur berserta anak panahnya.

Selain pendemo, Polda Sulsel juga sudah memeriksa 9 aparat kepolisian yang melakukan aksi represif saat demo berlangsung.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe menyebut Propam Polda Sulsel sudah menahan dua pelaku pemukulan jurnalis LKBN Antara Darwin Fathir.

Diketahui, jurnalis tersebut mengalami luka di seluruh tubuhnya saat meliput aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sulawesi Selatan.

 

"Kalau yang wartawan itu masih dalam pemeriksaan juga dua orang. Masih di Propam," kata Guntur, Sabtu (28/9/2019) lalu.

"Yang jelas dia melakukan pemukulan kepada salah satu wartawan Antara."

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Soendani menyebut ada 3 anggota polisi yang diperiksa terkait pemukulan terhadap jurnalis.

Dua anggota polisi yang memasuki masjid untuk menangkap mahasiswa juga sedang menjalani pemeriksaan oleh Propam Polda Sulsel.

Sedangkan empat anggota polisi lainnya kini diperiksa sehubungan dengan peristiwa kendaraan taktis yang menabrak mahasiswa dan pengemudi ojek online.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved