Jual Emas Palsu Senilai Rp1,5 Miliar, Enam WNA dari Afrika Ditangkap di Jakarta

Sebanyak tujuh pelaku ditangkap. Enam orang warga negara asing (WNA) dan 1 orang WNI.

Warta Kota/Mohamad Yusuf
Polres Metro Jakarta Pusat menangkap sindikat penipuan emas senilai Rp 1,5 miliar. Sebanyak enam pelaku WNA dari benua Afrika dan 1 WNI. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Anggota Polres Metro Jakarta Pusat menangkap sindikat penipuan emas palsu senilai Rp 1,5 miliar

Sebanyak tujuh pelaku ditangkap. Enam orang warga negara asing (WNA) dan 1 orang WNI.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Tahan Marpaung, mengatakan bahwa ketujuh pelaku itu berasal dari berbagai negara dari benua Afrika.

Mereka adalah AK (Afrika Barat), JS (Afrika Barat), RA (Kamerun), JN (Afrika Barat), IB (Afrika Barat), EY (WNI), dan FT (Kamerun).

"Para pelaku ditangkap pada Rabu (2/10/2019) malam di kawasan Cempaka Putih. Saat ditangkap, kami temukan potongan-potongan emas palsu yang akan ditransaksikan," kata Tahan Marpaung di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Kamis (3/10/2019).

Modus yang dilakukan oleh para pelaku yaitu menjual emas asli dengan harga yang murah. Korban berinisial TC, pun tergiur dengan iming-iming harga emas yang murah tersebut.

"Pembayarannya dilakukan secara tunai oleh korban kepada pelaku sebesar Rp 1,5 miliar. Dengan melakukan pertemuan langsung," katanya.

Sementara itu, Kanit Resmob Polres Jakarta Pusat, Iptu Falva Yoga, mengatakan bahwa untuk menarik korban, pelaku awalnya memberikan emas yang asli kepada korban.

Dengan pelaku ada yang berperan sebagai mediator untuk mempertemukan antara korban dan pelaku.

"Mereka lalu sama-sama datang ke toko emas. Emas yang disiapkan adalah emas asli. Jadi, ketika korban mengeceknya, emang itu asli. Namun, untuk emas yang ditransaksikan adalah emas palsu," katanya.

Polres Metro Jakarta Pusat menangkap sindikat penipuan emas senilai Rp 1,5 miliar. Sebanyak enam pelaku WNA dari benua Afrika dan 1 WNI.
Polres Metro Jakarta Pusat menangkap sindikat penipuan emas senilai Rp 1,5 miliar. Sebanyak enam pelaku WNA dari benua Afrika dan 1 WNI. (Warta Kota/Mohamad Yusuf)

Korban pun langsung tertarik. Ia membeli emas tersebut dengan jumlah yang banyak seharga 36.000 USD per kg.

"Itu di bawah harga emas umum. Karena saat ini harga per kilogramnya beda Rp 200 juta. Makanya korban mau dan membeli emas itu," jelas Falva.

Para pelaku rencananya jika berhasil menipu korban akan kabur ke negaranya. Atas kejahatannya itu, mereka dikenakan pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Editor: Damanhuri
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved