Berkaca dari Irish Bella, Ini Gejala dan Penanganan Mirror Syndrome
Laman US National Library of Medicine National Institutes of Health, menuliskan, kasus Mirror Syndrome tergolong jarang terjadi.
Gejala-gejala ini juga merupakan gejala yang umum dialami oleh penderita preeklamsia.
Satu gejala yang menunjukkan terjadinya mirror syndrome adalah adanya hemodilusi.
Gejala ini dapat ditemukan dalam tes darah.
Hemodilusi terjadi ketika ada lebih banyak plasma di dalam darah dan rendahnya jumlah sel darah merah.
Kondisi ini biasanya disebabkan oleh fetal hydrops, yaitu penumpukan cairan pada janin.
Cairan tersebut dapat terkumpul di bawah kulit, di perut, di sekeliling paru-paru, hingga mengelilingi jantung.
Fetal hydrops dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, yaitu:
- Masalah jantung
- Kelainan metabolik
- Anemia
- Infeksi
- Sindrom genetik
Sindrom transfusi twin to twin juga menjadi penyebab lain dari hydrops.
Kemungkinan besar, cairan dapat dilihat dan didiagnosa selama USG.
Masalah-masalah dengan janin dapat menimbulkan gejala preeklamsia pada ibu, dan mengalami penumpukan cairan pada paru-paru.
• Ngebet Nikah, Wanita ini Lamar Kekasihnya Sambil Pakai Gaun Pernikahan: Ayo Kita Menikah Hari Ini !
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ilustrasi-ibu-hamil_20160127_162315.jpg)