Posting Foto Joker, BPJS Kesehatan Disomasi Komunitas Pemerhati ODGJ

Poin penting yang mejadi fokus adalah jangan sampai BPJS Kesehatan membuat stigma kepada ODGJ di masyarakat.

Posting Foto Joker, BPJS Kesehatan Disomasi Komunitas Pemerhati ODGJ
Kompas.com/Facebook
Iklan yang dibuat BPJS Kesehatan menampilkan sosok Joker dengan tulisan JKN-KIS menanggung penderita penyakit orang dengan gangguan jiwa agar tidak tercipta Joker-joker lainnya diunggah di Facebook. Iklan ini menuai kritik dari penggiat dan pemerhati kesehatan jiwa.(Facebook) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendapat somasi terbuka dari para komunitas organisasi peduli kesehatan jiwa yang terdiri dari Orang Dengan Gangguan Jiwa ( ODGJ)/Penyandang Disabilitas Mental (PDM).

Meidy, perwakilan dari Sehat Jiwa Indonesia (SEJIWA) menyebut bila somasi ditujukan karena unggahan lembaga tersebut menyinggung para penyandang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

"Awal ceritanya begini ada teman kami di SEJIWA posting, dia share dari unggahan BPJS dari halaman resmi. Kami bahas lah ternyata di komunitas-komunitas lain pun sudah ramai dibicarakan dan banyak yang tersinggung dan marah itu," ujar Meidy kepada Kompas.com, Rabu (9/10/2019).

Akhirnya Meidy bersama dengan komunitas lainnya membuat sebuah somasi yang ditujukan kepada BPJS.

Poin penting yang mejadi fokus adalah jangan sampai BPJS Kesehatan membuat stigma kepada ODGJ di masyarakat.

Unggahan BPJS itu, sebut Meidy, membuat opini seakan-akan ODGJ dominan melakukan tindak kriminal untuk memuaskan hasrat.

"Point penting agar masyarakat tahu ya point pentingnya jangan stigma yang selama ini ada di masyarakat itu jangan dipelihara. Tidak semua ODGJ itu belum tentu juga dia jadi kriminal, kan bisa juga dia diterapi supaya tidak menunjukkan hasrat destruktifnya," ucap Meidy.

Melalui akun resminya di Facebook, BPJS Kesehatan mengeluarkan pernyataan dengan latar belakang wajah Joker dengan isi caption:

JKN-KIS menanggung perawatan penyakit Orang Dengan Gangguan Jiwa agar tidak tercipta Joker-Joker lainnya~

#BPJSKesehatanRI

Halaman
123
Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved