Rocky Gerung Minta Cebong Usir Prabowo dari Kubu Mereka : Oposisi Ya Di Luar Aja, Ngapain !
Yaitu soal bagaimana perasaan Rocky Gerung pasca Prabowo Subianto akan bergabung ke pemerintahan.
Penulis: khairunnisa | Editor: Ardhi Sanjaya
"Iya saya menyesalkan, saya ngerti pertimbangan pragmatisnya. Tapi dari segi political etis yang saya pahami, itu justru membuat susah nanti kalau terjadi social unrest atau krisis di dalam kekuasaan," jawab Rocky Gerung.
Lebih lanjut, Rocky Gerung pun menjelaskan soal posisinya yang pernah sama dengan Prabowo Subianto.
Hal itu seolah jadi alasan mengapa Rocky Gerung kini kecewa pada Prabowo Subianto.
"Waktu Pilpres kan saya dianggap pro Pak Prabowo. Karena saya beroposisi ke Jokowi. Kenapa enggak dibalik, Prabowo yang pro saya, karena saya juga beroposisi ke Jokowi kan," ungkap Rocky Gerung.
Tak hanya itu, Rocky Gerung pun mengurai penjelasan soal perbedaan oposisi yang ia anut dengan yang dilakukan Prabowo Subianto.
Menurut Rocky Gerung, makna oposisi yang ia dan Prabowo Subianto anut itu berbeda.
"Tapi orang musti tahu, Pak Prabowo beroposisi pada Jokowi untuk memperoleh kekuasaan, itu tugas politiknya. Saya beroposisi pada kekuasaan untuk membatalkan kedunguan. Jadi saya enggak ada ambisi dengan kekuasaan. Saya hanya ingin agar kebijakan diulas secara rasional, akal sehat dihidupkan.
• Atta Halilintar Bantah Kepergok Dugem Bareng Bebby Fey, Sang DJ Murka : Aduh Sombongnya Orang Ini !
• Pamer Foto Bareng, Gading Marten Tersipu Saat Antar Wanita Ini Pulang, Sudah Punya Panggilan Sayang
Jadi beda kan, saya beroposisi demi membatalkan kedunguan, Prabowo beroposisi demi membatalkan kekuasaan," tandas Rocky Gerung.
Merangkum penjelasannya, Rocky Gerung pun berujar bahwa kini dirinya akan memantau tingkah apa yang akan diperbuat Prabowo Subianto pasca bergabung dengan kekuasaan.
"Sekarang, dua-duanya di kekuasaan. Jadi saya akan uji kedunguan apa yang akan diterbitkan oleh pemerintahan koalisi yang baru ini," kata Rocky Gerung.
Soal Pelantikan Jokowi-Maruf, Prabowo : Saya Wajib Hadir
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berjanji akan hadir pada saat pelantikan Joko Widodo dan Kiai Haji Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden RI periode 2019-2024.
Hal itu diungkapkan Prabowo ketika para pimpinan MPR RI, Jumat (11/10/2019) malam, bertandang ke kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.
"Saya katakan akan hadir, wajib hadir, sebagai warga negara yang menghormati sistem politik, menghormati sistem konstitusi kita, menghormati negara kita," ujar Prabowo Subianto kepada wartawan, seusai pertemuan.
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menambahkan, ketika bertemu di dalam kediaman, Prabowo Subianto menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan demi membangun negeri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/rockyro.jpg)