Viral di Media Sosial

Hajatan di Sragen Diboikot Tetangga karena Beda Pilihan Politik, Tamu yang Datang Sampai Disoraki

Kronologi Hajatan anak Janda di Sragen diboikot tetangga kaarena beda pilihan politik, tamu yang akan datang diintimidasi saat di jalan

Istimewa
Kondisi pernikahan yang diboikot warga karena beda pilihan Pilkades di RT 13 Dukuh Jetak, Desa Hadiluwih, Sumberlawang, Sragen. 

"Banyak yang gak datang, ada yang bilang di jalan diteriaki gak boleh datang oleh sejumlah oknum, gak usah ke sana (hajatan) intinya," tutur Siti Aminah.

"Padahal sampai sekarang, ibu saya itu gak tahu salahnya apa," tambah Siti Aminah.

Padahal selama ini, kata Siti Aminah, Surhatini merupakan warga yang aktif.

Mulai dari mengkuti kegiatan antar tetangga, hingga turut serta dalam gotong royong.

"Ibu itu aktif ikut arisan, ikut gotong royong, sebagai warga RT, ia melakukannya dengan baik, walau ndak ada suami, Kok masih digituin, tapi biasanya pak RT bisa menyelesaikan, ini kok enggak," kata Siti Aminah.

Nasi Ditolak Tetangga

Siti Aminah menceritakan kejadian lain yang tak kalah menyakitkan.

Menurut Siti Aminah, ketika Suhartini membagikan makanan ada sebagian warga yang menolaknya mentah-mentah.

"Ada yang menolak, ada yang menerima tapi kemudian diambil oknum tertentu, oknum itu datang ke rumah kami mengembalikan nasi itu tanpa ngomong apa-apa terus pergi begitu saja," terang Siti Aminah.

Malahan menurut Siti Aminah, ketikaa Suhartini meminta tolong tetangga untuk jadi penyaji tamu undangan juga mendapat penolakan.

Gelar Pernikahan Super Mewah, Sang Pengantin Terkejut Kue 5 Tingkat Roboh, Ini Kata Mempelai Pria

Halaman
1234
Penulis: Sanjaya Ardhi
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved