Tanpa Efek Samping, Berendam Air Garam Ternyata Bisa Mengurangi Gejala Penyakit Rematik
Hal ini bisa menjelaskan mengapa pasien rematik yang berendam di air panas pegunungan merasakan gejala sakitnya berkurang.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Air garam memang dikenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, dan meredakan gejala rematik atau rheumatoid arthritis (RA) adalah salah satunya.
Tak bisa dipungkiri penderita rematik pasti akan kesulitan bahkan tersiksa oleh penyakit yang di deritanya.
Rematik merupakan penyakit akibat gangguan autoimun yang menyebabkan radang, dan kemudian mengakibatkan rasa nyeri, kaku, kram dan bengkak pada sendi.
Memang ada banyak cara yang disarankan agar gejala sakit yang sering menyulitkan penderita rematik itu berkurang, seperti dengan berendang air garam.
Beda dengan obat konvensional, berendam air garam tentunya tidak menimbulkan efek samping bagi tubuh.
Menurut penelitian yang dilakukan Manchester University’s Faculty of Life Sciences, Inggris, air garam dapat mengurangi efek inflamasi pada sendi.
Dengan demikian nyeri sendi karena rematik bisa berkurang.
• Aurel Bongkar Kejadian Pasca Krisdayanti dan Anang Hermansyah Cerai : Aku Orang Pertama yang Tahu
• Ini Gejala Awal Rematik, Penyakit yang Bikin Kram dan Sendi Kaku di Pagi Hari
Seperti kita ketahui, rematik terjadi ketika sistem imun menyerang jaringan sehat di sekitar sendi yang menyebabkan synovium alias lapisan tipis sel menutupi persendian sehingga menyebabkan sendi meradang dan bengkak.
Saat itu synovium juga akan melepaskan bahan kimia yang akan merusak tulang rawan dan tulang dalam sendi, tentunya hal ini akan membuat penderitanya terasa nyeri luar biasa.
Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa pengobatan yang cepat dan tepat, synovium dapat menyebabkan sendi kehilangan bentuknya dan pada akhirnya menghancurkan sendi sepenuhnya.
Untuk diketahui, ada lima jenis rematik yang bisa menyerang;
Rheumatoid arthritis, yakni kondisi ketika kekebalan tubuh menyerang jaringan-jaringan sendi yang menyebabkan gejala kaku, kram, bengkak, sampai demam.
Ada juga osteoartritis, yakni penyakit persendian yang menimbulkan rasa sakit dan terbatasnya pergerakan sendi, serta seiring waktu bisa menyebabkan kerusakan tulang rawan.
Biasanya penyakit ini menimbulkan gejala berupa sendi sakit saat berjalan, kaku, kram, bengkak, dan terasa hangat saat disentuh.
Lainnya adalah sindrom sjogren, disebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sehat dan menyebabkan peradangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ilustrasi-rematik_20180929_160008.jpg)