Liga 1 2019

Naturalisasi Bek Persib Bandung Akhirnya Rampung, Ini Profil Singkat Fabiano Beltrame

Tuntasnya proses naturalisasi bek Persib, Fabiano Beltrame mendapat perhatian dari Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

(Tribun Jabar/Deni Denaswara)
Pemain Persib Bandung Fabiano Beltrame berusaha mengontrol bola pada saat mengikuti latihan di Stadion Sport Jabar, Arcamanik, Bandung, Jumat (6/9/2019). Fabiano belum bisa dimainkan karena proses naturalisasinya belum beres. 

TRIBUNNEWSBOOGR.COM - Tuntasnya proses naturalisasi bek Persib, Fabiano Beltrame mendapat perhatian dari Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Iwan Bule, sapaannya, menyambut positif atas resminya Fabiano Beltrame menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Bek Persib Bandung asal Brazil, Fabiano Beltrame, telah menuntaskan proses naturalisasinya dan kini resmi menjadi warga negara Indonesia setelah pengajuan naturalisasinya disetujui Komisi X DPR RI pada Kamis (7/11/2019).

Persetujuan pengajuan naturalisasi Fabiano diputuskan dalam Rapat Kerja bersama Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, beserta jajarannya di Ruang Rapat Gedung Nusantara I Kompleks DPR/MPR.

Selain Fabiano, pemain basket asal Amerika Serikat, Peyton Alexis Whitted, juga disetujui naturalisasinya.

"Komisi X DPR RI dapat memberikan rekomendasi kewarganegaraan RI kepada saudara Fabiano da Rosa Beltrame dan saudari Peyton Alexis Whitted," ujar Ketua Komisi X, Syaiful Huda.

"Dengan catatan penetapan kewarganegaraan RI ditetapkan oleh instansi yang berwenang berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," ucapnya lagi seraya mengetuk palu.

Peresmian Fabiano sebagai warga negara Indonesia akan memuluskan langkahnya dalam berkarir sebagai pemain sepak bola di Tanah Air.

Sebelumnya, Fabiano tidak bisa berlaga di kompetisi Liga 1 2019 karena masih terkendala proses naturalisasi.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, yang juga menghadiri raker tersebut memberikan komentar tentang Fabiano.

Pria yang kerap disapa Iwan Bule tersebut menilai Fabiano masih bisa berkontribusi bagi sepak bola Indonesia.

Meskipun Fabiano telah berusia matang, Iwan melihat ia masih memiliki kesempatan untuk berkontribusi bagi sepak bola nasional.

Sebagai informasi, Fabiano sempat mendapat kritikan dalam raker tersebut karena telah berusia 37 tahun.

"Dari segi teknik dan permainan masih bagus, kan bisa saja setelah pensiun dijadikan pelatih atau konsultan. Kita hargai yang bersangkutan," tutur Iwan.

Fabiano sendiri menanggapi secara santai kritikan tersebut dan tidak menganggapnya sebagai teguran.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved