Kuliner Bogor

Nikmatnya Menyantap Semangkuk Sekoteng di Masjid Attaawun Puncak Bogor

Setelah itu, ditambahkan kacang tanah yang telah disangrai, roti tawar yang dipotong dadu, kacang hijau rebus, dan pacar cina.

Nikmatnya Menyantap Semangkuk Sekoteng di Masjid Attaawun Puncak Bogor
TribunewsBogor.com/Tsaniyah Faidah
sekoteng di Masjid Attaawun 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Tsaniyah Faidah

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA - Jika sedang mampir ke kawasan Puncak Bogor, tak lengkap rasanya jika tidak mencicipi sekoteng hangat.

Dinginnya udara di kawasan Puncak dengan semilir angin sejuk memang paling pas jika menyantap kuliner yang sifatnya bisa menghangatkan tubuh.

Di halaman Masjid Attaawun, kamu akan menemukan banyak penjual sekoteng yang berjejer di lapak kuliner.

Dengan harga yang murah, kamu akan mendapatkan kehangatan dari semangkok kuah jahe berisi potongan roti.

Bahkan kamu bisa menambahkan buah alpukat jika menginginkannya.

Penjual sekoteng di Masjid Attaawun, Dadang mengatakan, bahan utama membuat sekoteng adalah air rebusan jahe dan serai.

Setelah itu, ditambahkan kacang tanah yang telah disangrai, roti tawar yang dipotong dadu, kacang hijau rebus, dan pacar cina.

"Terus tinggal dikasih susu kental manis. Tapi kalau mau rasa yang original tanpa susu kental manis juga boleh," katanya, Kamis (14/11/2019).

Rasa jahenya yang kuat, membuat sekoteng paling enak jika diminum selagi hangat.

Dadang melanjutkan, sekoteng rupanya memiliki banyak khasiat untuk kesehatan tubuh.

Jahe yang terkandung di dalam sekoteng bisa meringankan rasa pusing dan mual.

Selain itu, sekoteng juga dipercaya bisa mengurangi gejala nyeri saat menstruasi.

"Banyak khasiatnya, soalnya minuman ini kan dari rempah-rempah jahe dan serai. Jadinya sehat," kata dia.

Kamu bisa mencicipi semangkuk sekoteng dengan harga Rp 15.000.

Penulis: Tsaniyah Faidah
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved