Warga Bogor Terjangkit Hepatitis

Puluhan Warga di Kabupaten Bogor Terjangkit Hepatitis A, Dinkes Jelaskan Penyebabnya

Sebanyak 48 santri di sebuah pesantren di Bojonggede, Kabupaten Bogor terpapar virus Hepatitis A (HAV).

Puluhan Warga di Kabupaten Bogor Terjangkit Hepatitis A, Dinkes Jelaskan Penyebabnya
Istimewa/Kadinkes Pacitan
ILUSTRASI - Petugas Dinas Kesehatan memeriksa pasien Hepatitis A yang dirawat di Puskesmas Sukorejo. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Sebanyak 48 santri di sebuah pesantren di Bojonggede, Kabupaten Bogor terpapar virus Hepatitis A (HAV).

Sebanyak 13 orang di antaranya positif hepatitis A setelah dilakukan uji labolatorium.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Dr Dedi Syarif menjelaskan bahwa hepatitis A ini berkaitan dengan kebersihan.

Jika perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) seseorang kurang, maka dia rentan terjangkit virus Hepatitis A.

"Ini kan kita di daerah pesantren ya, memang kalau di pesantren itu kan kebersihannya kurang biasanya banyak orang kan, otomatis untuk kebersihan yang sifatnya PHBS perilaku itu biasanya kurang," kata Dedi Syarif kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (21/11/2019).

Virus ini berasal dari feses penderita yang menyebar melalui makanan dan air.

Di dalam sebuah perkumpulan, virus ini cepat menyebar apalagi di lingkungan yang kurang sehat.

"Oleh karena itu sangat rentan ketika ada yang masuk misalnya dia tinggal di Depok, membawa virusnya ke pesantren, bisa banyak yang ketular. Karena daya tahan tubuhnya lemah karena kurang bersih itu," kata Dedi.

Kasus mewabahnya virus hepatitis A di Kabupaten Bogor, kata Dedi juga pernah melanda sebuah asrama mahasiswa di Bogor yang diketahui hal itu terjadi pada 2015 silam.

"Biasanya gejalanya lemas, muntah-muntah, pusing, mual, mata agak kekuning-kuningan. Dulu pernah juga terjadi di IPB, mahasiswa di asrama," ungkap Dedi Syarif.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved