Update Kasus Matinya 5 Penyu dan Ikan di PLTU Bengkulu, Tak Ditemukan Pencemaran Air

Dengan demikian, lanjut Zainubi, dari rangkaian uji yang dilakukan, dan didukung dengan data maka disimpulkan jika limbah PLTU tidak terduga

Editor: khairunnisa
Sumber poto: Kanopi Bengkulu
Bangkai penyu ditemukan warga di tepi pantai tak jauh dari lokasi pembangunan PLTU Bengkulu. Sebelumnya PLTU sempat melakukan ujicoba operasional. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Bengkulu, menyebutkan tidak ditemukan pencemaran air laut di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bengkulu berkapasitas 2 x 100 Mega Watt (MW) wilayah Kelurahan Teluk Sepang, Kota Bengkulu yang mengakibatkan 5 penyu dan ratusan ikan mati.

Sebelumnya, ditemukan 5 ekor penyu dan ratusan ikan mati di sekitar area pembuangan limbah Air Bahang, PLTU Teluk Sepang, Kota Bengkulu beberapa waktu lalu.

Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran Dinas LHK Provinsi, Zainubi mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan sekaligus menindaklanjuti temuan banyaknya penyu dan ikan mati secara serentak beberapa hari lalu.

Lakukan pengecekan, pH air normal

"Pengecekan yang kita lakukan kemarin dalam rangka menindaklanjuti temuan penyu dan ikan yang mati," ungkap Zainubi dalam konferensi pers yang didampingi langsung pihak PT Tenaga Listrik Bengkulu (TLB), Kamis (21/11/2019).

"Dalam pengecekan itu kita mengambil data dan melakukan uji sampel baku mutu air. Untuk pH (Power of Hydrogen) atau derajat keasaman yang kita uji di lapangan sebesar 8,32."

Menurutnya, pH 8,32 itu masih dalam standar baku mutu atau ambang batas normal, karena dalam peraturan pH dalam ambang batas normal itu berkisar 6 hingga 9.

"Kemudian dari sisi salinistas 7,4 yang juga berarti masih terpenuhi. Pada waktu pengambilan sampel, cuaca cerah dan tidak sedang terjadi hujan," kata Zainubi.

Tagar #shameonyousaddiq Trending, Darius hingga Arie Kriting Ungkap Kekesalan pada Menpora Malaysia

Dicecar Hotman Paris soal Numpang di Rumah Raffi Ahmad, Nisya Malah Bongkar Masalah Rumah Tangganya

Limbah PLTU tidak mencemari

Dengan demikian, lanjut Zainubi, dari rangkaian uji yang dilakukan, dan didukung dengan data maka disimpulkan jika limbah PLTU tidak terduga atau tidak sedang tercemar.

"Karena baku mutu masih normal sebagaimana ketentuan pada Permen LH No 8 tahun 2009 tentang baku mutu limbah bagi usaha dan atau kegiatan pembangkit listrik tenaga termal," ujarnya.

Ia tambahkan Kepmen LH No 51 tahun 2004 tentang baku mutu air laut, baik dalam industri ataupun usaha.

"Sejauh ini PLTU baru sebatas melakukan uji coba, resmi beroperasi Februari tahun depan. Untuk Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) PLTU sama sekali tidak terjadi kebocoran, dan IPAL mereka ini menggunakan teknologi canggih," kata Zainubi.

Penyebab penyu dan ikan mati masih misteri

Ratusan ikan mati mendadak di dekat PLTU Bengkulu. Tampak salah seorang warga memunguti ikan yang ditemukan mati terdampar di dekat PLTU Bengkulu. (KOMPAS.com/FIRMANSYAH)

Sementara itu, HSE Engineer PT TLB, Zulhelmi Burhan mengapresiasi Dinas LHK yang sering sekali datang untuk memantau dan mengawasi aktivitas PLTU.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved