Diajak Hubungan Badan di Area Waduk, Wanita Tewas Dibunuh Siswa SMA Setelah Curhat Soal Kehamilan

Siswa SMA habisi nyawa janda satu anak di Ngumpakdalem Kecamatan Dander. Pelaku ngaku dimintai pertanggungjawaban korban yang hamil.

Diajak Hubungan Badan di Area Waduk, Wanita Tewas Dibunuh Siswa SMA Setelah Curhat Soal Kehamilan
SURYA/M SUDARSONO
Pelaku pembunuhan terhadap janda satu anak di Bojonegoro ditangkap Satreskrim Polres Bojonegoro, Jumat (29/11/2019). 

"Setelah dijerat lehernya, lalu korban wajah dan kepalanya dihajar hingga rusak," terangnya.

Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan saat ungkap kasus pelajar yang membunuh janda, Jumat (29/11/2019).
Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan saat ungkap kasus pelajar yang membunuh janda, Jumat (29/11/2019). (SURYA/M SUDARSONO)

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 340 KUHP dan 338 KUHP.

"Sudah kita tangkap pelakunya, kita jerat pasal 340 KUHP dan 338 KUHP. Ancaman pidana mati atau seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun," jelasnya.

Motif pelaku bunuh korban

Kapolres menjelaskan, pelaku pembunuhan mengaku memiliki hubungan asmara dengan korban.

Pelaku dan korban sudah saling mengenal sejak Juli 2019.

Keduanya saling kenal melaui media sosial Facebook.

"Sudah saling kenal, punya hubungan khusus antara pelaku yang masih pelajar dan korban yang statusnya janda satu anak itu," terangnya.

Kronologi Ibu dan Bayinya Tewas dengan Mulut Berbusa, Suami Tahu Setelah Mobilnya Terbakar di Gudang

Balita yang Tewas Tertimpa Pintu Minimarket Ternyata Sedang Menunggu Ibu Belanja, Ini Kronologinya

Setelah menjalin hubungan khusus, korban ternyata hamil dan meminta pertanggungjawaban kepada pelaku.

Pelaku juga mengaku jika dirinya kerap dimintai uang oleh korban hingga pada akhirnya korban pun dibunuh.

Halaman
1234
Penulis: Mohamad Afkar S
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved