Heran Rocky Gerung Sebut FPI Bisa Diajak Debat, Budiman : Saya Pernah Debat di Sarang Khilafah

Menanggapi ucapan Budiman Sudjatmiko, Rocky Gerung mengaku sebenarnya sudah ada perubahan yang dilakukan FPI.

Youtube channel Kompas tv
Debat Rocky Gerung dan Budiman Sudjatmiko soal FPI 

Karenanya, Rocky Gerung justru heran kenapa orang-orang justru takut pada konsep yang masih bisa didebatkan seperti khilafah.

"Ada orang yang memahami khilafah itu seolah-olah konsep yang final dan imperatif. Padahal konsep khilafah itu debatable. Jadi ngapain nakutin sesuatu yang debatable ?" tanya Rocky Gerung.

"Tapi poinnya ini enggak sekadar hanya imajinasi. Tapi ini sebuah pemikiran yang lambat laun bisa menjadi kekuatan yang real," ucap Rosiana Silalahi.

"Itu kata kuncinya, lambat laun dan akan sangat lambat dan akan sangat laun," jawab Rocky Gerung.

FOLLOW :

Lebih lanjut, Rosi pun kembali bertanya soal tidak adanya sikap takut terhadap FPI yang diurai Rocky Gerung.

Menjawab pertanyaan tersebut, Rocky Gerung pun berujar bahwa FPI sebenarnya adalah ormas terbuka yang bisa didebat oleh semua orang.

"Mengapa untuk satu orang, FPI bisa berbahaya karena AD/ART nya ? Mengapa menurut Anda ( Rocky Gerung) untuk AD/ART seperti itu enggak ada yang perlu ditakutkan ?" tanya Rosiana Silalahi.

"Apa yang perlu ditakutkan kalau segala sesuatunya terbuka ? FPI mau ngomong apa, kalau terbuka, orang bisa debat itu," ucap Rocky Gerung.

Seolah heran dengan pernyataan Rocky Gerung, Budiman Sudjatmiko pun langsung melayangkan pertanyaan.

Halaman
1234
Penulis: khairunnisa
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved